Garut (ANTARA) - Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Garut, Jawa Barat, mulai menyalurkan bantuan benih padi kepada kelompok tani untuk persiapan musim tanam setelah lahan sawahnya terdampak kekeringan akibat musim kemarau.
"Alhamdulillah kita melaksanakan pemberian bantuan benih dari cadangan benih kita untuk benih padi," kata Kepala Dispertan Kabupaten Garut, Ardhy Firdian di Garut, Selasa.
Ia menuturkan, sejumlah area lahan pertanian di Garut terdampak kekeringan akibat musim kemarau yang menyebabkan tanaman terganggu karena kekurangan air.
Dampak kekeringan itu, kata dia, tentunya membuat petani mengalami kerugian materi karena tidak bisa mendapatkan penghasilan dari tanamannya.
Salah satunya kelompok tani yang menerima bantuan benih padi, kata dia, disalurkan kepada Kelompok Tani Peduli Pangan Harum Madu di Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Garut yang lahannya terdampak kekeringan.
"Itu mengalami kekeringan dan atas kekeringan tersebut kami dari Dinas Pertanian memberikan bantuan benih pengganti untuk anggota kelompok tani," katanya.
Ia menyampaikan, Dispertan Garut juga mengapresiasi terhadap gerakan Sekolah Sungai Cimanuk yang intens untuk membantu masyarakat dalam pengembangan pertanian.
"Mudah-mudahan ini bisa memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat," katanya.
Sebelumnya, Dispertan Garut sudah melakukan pendataan lahan persawahan yang terdampak kekeringan hingga sampai puso atau gagal panen, dan juga terancam puso.
Hasilnya selama tiga bulan musim kemarau berlangsung tercatat seluas 176,80 hektare sawah mengalami gagal panen dengan angka kerugian produksi panen perkiraan 6,5 ton gabah kering giling (GKG) per hektare.
Dispertan Garut menyiapkan bantuan benih padi bagi kelompok tani yang lahan sawahnya gagal panen untuk meringankan beban petani saat musim tanam nanti.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dispertan Garut salurkan bantuan benih padi persiapan musim tanam
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.