Bandung (ANTARA) - Ube bukan satu diantara ubi jalar yang berwarna ungu, ube (Dioscorea Alata) adalah tanaman pangan lokal jenis umbi-umbian potensial sebagai bahan pangan karbohidrat non beras yang bermanfaat untuk Kesehatan.

Olahan ube yang sedang ramai dibicarakan yaitu matcha ube latte, perpaduan pahitnya bubuk matcha dan ube yang manis berhasil memikat perhatian banyak pecinta kuliner.

Hal ini dapat dilihat pada komentar salah satu unggahan “Come Make UBE SERIES” yang dibuat oleh akun TikTok @maru_matcha, banyak warganet yang antusias hingga meminta @maru_matcha untuk membuka cabang di daerah mereka masing-masing.

Di luar negeri, popularitas ube terdorong setelah jaringan besar seperti Starbucks, Costa Coffee, dan Pret A Manger merilis minuman berbahan ube. Produknya pun beragam, mulai dari cheesecake, brownies, es krim, macarons, hingga cocktail.

Namun, tren ube ini memiliki sisi lain, Beredar produk berlabel ube yang ternyata memakai ubi ungu biasa atau bubuk ubi jalar, sehingga nama ube tidak selalu menjamin bahan aslinya.

Bagi konsumen, tampilan minuman ube yang cantik tidak lantas menjamin kandungan gizinya tetap sehat. Kadar gula di dalamnya sangat bergantung pada porsi sirup, jenis susu, pilihan topping, hingga ukuran gelas yang disajikan. 

Oleh karena itu, hadirnya olahan ube di meja kafe menjadi peluang bagi umbi lokal untuk naik kelas di pasar modern sekaligus pengingat bagi masyarakat agar tetap cermat dan bijak dalam mengonsumsinya.


 



Pewarta: Karen Virginia Syiefa
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026