Bandung (ANTARA) - Gerakan iuran harian Rp1.000 dari ASN Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui program Rereongan Sapoe Sarebu atau Poe Ibu berhasil merenovasi 18 rumah tidak layak huni di Desa Girimukti, Kabupaten Garut.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam keterangan di Bandung, Kamis, mengatakan program berbasis kearifan lokal "silih asih, silih asah, silih asuh" tersebut memperbaiki rumah secara menyeluruh dalam waktu sekitar tiga pekan.

"Jadi tidak saja hanya renovasi tapi memperluas juga, lalu sebelumnya tidak ada MCK sekarang ada, listrik sekarang mandiri, septic tank juga kita bikinkan," kata Dedi.

Dedi mengatakan dirinya selaku inisiator program Poe Ibu telah meninjau langsung hasil renovasi rumah warga di Desa Girimukti, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, pada Senin (7/9).

Perbaikan rumah mencakup renovasi bangunan, perluasan ruangan, penyediaan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), instalasi listrik mandiri, serta pembangunan septic tank.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan pengerjaan fisik rumah tidak layak huni meliputi perbaikan lantai dan dinding, penggantian genting, serta pemasangan plafon dan kaca.

"Jadi semuanya, untuk membuat lebih layak," kata Herman.

Salah seorang penerima manfaat, Enung, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan melalui program tersebut sehingga kondisi rumahnya menjadi lebih layak.

"Alhamdulillah bingah teu tiasa nyarios nanaon, hatur nuhun ka Bapak Ibu tos nyumbangkeun rizkina kanggo abdi. Hatur nuhun oge kanggo Bapak KDM," kata Enung dalam keterangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
 



Pewarta: RPG
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026