Cimahi (ANTARA) - DPRD Jawa Barat meminta pembangunan Underpass Gatot Subroto (Gatsu) di Kota Cimahi tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi memastikan kualitas konstruksi dan hasil pembangunan dapat berfungsi optimal setelah digunakan masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Acep Jamaludin dalam keterangan di Cimahi, Jumat, mengatakan hal tersebut menjadi perhatian DPRD dalam melakukan pemantauan pembangunan underpass yang diharapkan mampu mengatasi kepadatan lalu lintas di kawasan Baros, Cimahi.

"Kita ingin pembangunan ini betul-betul menjawab persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat, terutama kemacetan akibat perlintasan kereta api," katanya.

Menurut dia, DPRD menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan pembangunan infrastruktur tersebut berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi progres pekerjaan, kualitas konstruksi maupun keselamatan masyarakat.

Ia mengatakan pembangunan Underpass Gatot Subroto-Cimahi memiliki peran penting dalam meningkatkan kelancaran arus lalu lintas di kawasan Baros.

Selama ini, keberadaan perlintasan kereta api menjadi salah satu titik yang berpotensi menimbulkan kepadatan, terutama saat kereta melintas dan palang pintu perlintasan ditutup.

Acep menegaskan manfaat pembangunan harus menjadi salah satu ukuran keberhasilan proyek, sehingga keberadaan underpass nantinya benar-benar memberikan dampak terhadap mobilitas masyarakat.

"Kami akan terus melakukan pengawasan. Jangan sampai pembangunan sudah selesai, tetapi kemudian muncul persoalan dari sisi kualitas maupun manfaatnya," ujarnya.

Pemantauan pembangunan tersebut dilakukan DPRD Jabar untuk melihat secara langsung perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan pelaksanaannya sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026