Bandung (ANTARA) - Komisi IV DPRD Jawa Barat mendesak percepatan pengerjaan proyek rekonstruksi jalan provinsi ruas Sapan-Majalaya di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, agar rampung pada Oktober 2026 atau satu bulan lebih cepat dari target kontrak November 2026.
Demi merealisasikan target tersebut, Komisi IV DPRD Jabar mendatangi lokasi beberapa hari lalu untuk menjalankan fungsi pengawasan, demi memastikan proyek infrastruktur yang panjangnya sekitar 260 meter dengan lebar enam meter tersebut diselesaikan tepat waktu tanpa mengganggu stabilitas arus lalu lintas harian warga.
"Kami berharap mudah-mudahan pekerjaan ini bisa diselesaikan lebih cepat, kalau memungkinkan pada bulan Oktober sudah selesai," kata anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat Tedy Rusmawan dalam keterangan di Bandung, Kamis.
Menurut Tedy, progres pembangunan jalan lanjutan dari jalur Gedebage Selatan tersebut saat ini telah mencapai sekitar 30 persen dan berjalan secara lancar di bawah pengawasan ketat dinas terkait serta kepolisian.
Fokus perhatian utama DPRD Jabar untuk mendorong proyek berlangsung lebih cepat, berada pada potensi kemacetan lalu lintas, mengingat ruas Sapan-Majalaya merupakan salah satu urat nadi mobilitas ekonomi masyarakat Kota-Kabupaten Bandung yang sangat padat.
"Kami juga memberikan catatan terkait dengan arus lalu lintas. Jangan sampai pekerjaan ini menyebabkan kemacetan," tegas Tedy.
Atas kondisi tersebut, Komisi IV DPRD Jabar mengapresiasi jajaran Polri dan pengawas lapangan yang mengawal ketat kelancaran jalan, sembari meminta tim teknis untuk terus menjaga kualitas spesifikasi beton dan ketepatan waktu pengerjaan bahkan lebih cepat.
"Kami mendorong kepada pengawas untuk melakukan pengawasan dengan ketat, sehingga pekerjaan ini bisa selesai tepat waktu," tuturnya.
Pewarta: Ricky PrayogaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.