Kota Bandung (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Besar Bandung meningkatkan pola pengamanan wilayah dengan menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di kawasan Taman Tegallega, Kota Bandung, Jawa Barat.
"Latihan ini dijadikan sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan dalam rangka mengamankan Kota Bandung Raya. Polrestabes Bandung bekerja sama Polres Bandung, Cimahi, dan Sumedang melaksanakan latihan Sispamkota," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi di Bandung, Rabu.
Pada simulasi ini, Polrestabes Bandung memperagakan pengamanan beberapa objek vital di wilayah Kota Bandung meliputi Gedung Sate, Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat dari serbuan aksi anarkisme saat berlangsungnya unjuk rasa.
Skenario yang dijalankan dalam simulasi tersebut berupa massa yang melakukan serangkaian aksi anarkis di beberapa objek vital di Kota Bandung.
Dalam adegan itu, petugas kepolisian mengerahkan water cannon dan petugas untuk melakukan pengendalian massa guna memukul mundur pendemo.
Namun, dalam simulasi itu upaya petugas kepolisian tak berjalan optimal lantaran ada massa aksi di lokasi lain hingga situasi semakin ricuh.
Akibat kondisi yang semakin buruk dalam simulasi itu, Polrestabes Bandung memutuskan untuk menerjunkan Brimob untuk menangani kejadian anarkis itu. Upaya itu pun membuahkan hasil, seluruh massa berhasil dipukul mundur.
Lebih lanjut, Dedi menjelaskan tujuan diadakannya latihan ini untuk meningkatkan kemampuan aparat penegak hukum agar para personel siap menghadapi situasi apapun yang terjadi.
“Di medan latihan inilah personel diberikan penyegaran posisi dan tindakan yang terukur sesuai amanat undang-undang," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polrestabes Bandung tingkatkan pola pengamanan melalui sispamkota
Pewarta: Rubby Jovan PrimanandaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.