Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Cianjur, Jawa Barat memastikan tidak ada kerusakan akibat dua kali gempa yang dirasakan cukup kencang di sejumlah wilayah Cianjur yang terpusat di Kabupaten Bogor dan Sukabumi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Cianjur Samudra Wira Purnama di Cianjur, Kamis, mengatakan pihaknya melakukan pendataan terutama di kecamatan di wilayah utara seperti Cugenang, Pacet, Cipanas, dan Sukaresmi yang merasakan getaran cukup tinggi.

Laporan petugas dan relawan tidak ada kerusakan akibat dua kali gempa yang pertama dengan magnitudo 2,1 sekitar 18 kilometer timur laut Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman 18 kilometer.

Sedangkan gempa bumi magnitudo 2,3 yang terjadi pada pukul 13.33 WIB berlokasi di arah barat daya Kota Bogor dengan kedalaman 12 kilometer.

Gempa yang terjadi sempat membuat panik masyarakat di sejumlah kecamatan mulai dari Cianjur, Cugenang, Cipanas, Pacet, Cilaku, Warungkondang, dan Gekbrong, di mana mereka sempat kembali ke dalam rumah dan merasakan gempa kedua kalinya.

Hingga Kamis petang belum didapat laporan adanya kerusakan akibat kedua gempa tersebut, namun pihaknya terus melakukan pemantauan di beberapa wilayah yang merasakan getaran gempa di Sukabumi dan Bogor.

"Kami meminta masyarakat tidak panik dan segera mencari tempat aman atau keluar dari ruangan ketikan merasakan gempa, pastikan tidak ada gempa susulan sebelum kembali ke dalam rumah," katanya.



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026