Subang, Jawa Barat (ANTARA) - BYD Indonesia mulai membuka langkah investasi berikutnya di Indonesia setelah meresmikan pabrik pertamanya di Indonesia yang berlokasi di Subang Smartpolitan Industrial Park, Jawa Barat, Kamis. 

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao mengatakan investasi BYD di Indonesia tidak berhenti pada fasilitas manufaktur kendaraan yang baru diresmikan, namun juga akan melengkapi ekosistem kendaraan listrik di tanah air dengan kegiatan manufaktur terkait baterai.

“Tanpa proses yang menyeluruh dari produksi, kita tidak bisa bilang bahwa suatu produk sepenuhnya buatan Indonesia. Kami juga merencanakan untuk melakukan beberapa pekerjaan perakitan (assembly) yang berkaitan dengan manufaktur baterai,” kata Eagle di sela peresmian pabrik.

Langkah tersebut, menurut Eagle, menjadi bagian dari upaya BYD memperbesar kandungan lokal alias Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam proses produksi kendaraan.

“Tahun 2027, kita pasti akan menjadi yang pertama berdiri mendukung TKDN yang akan menjadi 60 persen. Dengan persiapan saat ini, kita sangat optimistis untuk pemenuhan TKDN kita bisa dihasilkan mulai Januari 2027, (sudah) mencapai 60 persen,” Eagle menegaskan.

Pemberdayaan SDM lokal



Pewarta: Pamela Sakina
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026