Cirebon (ANTARA) - Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, menilai komoditas perikanan memiliki potensi di pasar internasional terlihat realisasi kegiatan ekspornya telah mencapai sebanyak 1.536 ton dengan nilai sekitar 5,2 juta dolar AS selama Januari hingga Juli 2026.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon Elmi Masruroh mengatakan capaian tersebut, menunjukkan produk perikanan daerah memiliki potensi untuk terus dikembangkan di pasar internasional.
“Ekspor ini menjadi salah satu indikator bahwa komoditas perikanan Kota Cirebon memiliki peluang di pasar internasional,” kata Elmi di Cirebon, Senin.
Ia menuturkan produk perikanan asal Kota Cirebon telah menjangkau sejumlah pasar internasional, antara lain Amerika Serikat, Inggris, Prancis, China, dan Hong Kong.
Pasar tujuan lainnya meliputi Vietnam, Malaysia, Singapura, serta Arab Saudi yang turut menjadi tujuan pemasaran produk perikanan asal Kota Cirebon.
Elmi mengatakan keberadaan sejumlah negara tujuan tersebut menjadi peluang bagi pelaku usaha perikanan, untuk memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan nilai ekonomi komoditas tersebut.
“Kami pun akan terus mendorong pengembangan sektor perikanan agar produk daerah semakin memiliki daya saing,” ujarnya.
Menurut dia, penguatan pasar ekspor perlu diikuti peningkatan kapasitas produksi dan kualitas produk agar peluang perdagangan internasional dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Selain berorientasi ekspor, lanjut Elmi, pengembangan sektor perikanan Kota Cirebon juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat lokal terhadap komoditas perikanan.
Ia mengatakan data DKP3 Kota Cirebon mencatat, angka konsumsi ikan pada 2025 sebesar 43,21 kilogram per kapita per tahun.
“Sementara itu, Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) mencatat angka konsumsi ikan sebesar 15 kilogram per kapita per tahun pada periode yang sama,” katanya.
Elmi menambahkan penguatan produksi, pemasaran, dan konsumsi perlu berjalan beriringan untuk mendorong sektor perikanan semakin berkontribusi terhadap perekonomian daerah.
“Pengembangan perikanan tidak hanya berorientasi pada pasar luar negeri, tetapi juga pemenuhan kebutuhan masyarakat. Produksi dan pemasaran perlu terus diperkuat secara seimbang,” ucap dia.
Pewarta: Fathnur RohmanEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.