Kota Bandung (ANTARA) - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Bandung menargetkan penyaluran bantuan pangan berupa beras untuk wilayah Bandung Raya tuntas sepenuhnya pada akhir September 2026.
Pimpinan Bulog Cabang Bandung Yanto Nurdianto menyatakan total batuan pangan yang disalurkan mencapai beras medium sebanyak 30.650 ton dan diperuntukkan bagi 1,02 juta keluarga penerima manfaat (KPM).
“Target bantuan pangan ini kami targetkan selesai tanggal 30 September dengan total beras yang harus disiapkan kurang lebih 30.650 ton,” kata Yanto kepada ANTARA di Bandung, Senin.
Adapun daerah penerima bantuan pangan yang disalurkan oleh Bulog Cabang Bandung, yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi dan Kabupaten Sumedang.
Pengalokasian bantuan pangan tersebut sebanyak tiga kali, yakni untuk periode Juli, Agustus dan September 2026. Setiap penerima bantuan mendapatkan beras sejumlah 30 kilogram.
"Masing-masing KPM menerima beras per alokasi itu 10 kilogram, sehingga dengan tiga alokasi mereka mendapatkan 30 kilogram beras,” katanya.
Yanto mengatakan sebelum disalurkan kepada KPM, beras bantuan pangan tersebut telah melewati proses pengecekan kualitas yang ketat saat proses pendistribusian beras tersebut.
Oleh karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk melapor jika menemukan atau mendapatkan beras yang tidak layak konsumsi.
“Saya jamin layak konsumsi. Saya sendiri melakukan monitoring langsung ke gudang dan memastikan bahwa beras yang disalurkan kepada masyarakat harus memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan,” katanya.
Pewarta: Rubby Jovan PrimanandaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.