Bandung Barat (ANTARA) - Pengelola objek wisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, mulai memanfaatkan kembali beroperasinya Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, untuk menarik wisatawan.
Public Relations Floating Market Lembang Intania Setiati di Bandung Barat, Senin, mengatakan dampak kembali beroperasinya Bandara Husein terhadap kunjungan wisatawan memang belum terlalu terlihat, tetapi peluang peningkatan wisatawan mancanegara mulai terbuka.
"Kalau dampaknya sejak dibuka lagi Bandara Husein Sastranegara kami tentu manfaatkan untuk menarik potensi wisatawan dengan adanya flight langsung ke Bandung sehingga wisatawan mancanegara ke Lembang kembali meningkat," katanya.
Menurut dia, wisatawan mancanegara asal Malaysia belakangan mulai kembali terlihat di objek wisata yang dikelolanya, dengan sebagian wisatawan memanfaatkan Kereta Cepat Whoosh untuk mencapai Bandung.
"Kebanyakan memang kalau mancanegara itu masih dari Malaysia, mereka pakai Whoosh. Dan dengan dibukanya lagi Bandara Husein, mudah-mudahan makin meningkat lagi karena wisatawan bisa terbang langsung ke Bandung," ujarnya.
Untuk memanfaatkan kembali akses penerbangan langsung tersebut, sejumlah pengelola objek wisata di Lembang menggandeng Garuda Indonesia melalui program promosi bagi penumpang maskapai tersebut.
Pemegang boarding pass Garuda Indonesia dari maupun menuju berbagai tujuan dapat memperoleh akses gratis ke empat lokasi wisata dengan masa berlaku maksimal 30 hari sejak boarding pass digunakan.
"Ada promo baru sama Garuda Indonesia, jadi yang punya boarding pass Garuda bisa free ke empat tempat wisata itu, penerbangan dari manapun jadi itu kita coba untuk dimanfaatkan," katanya.
Sebelumnya, Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat Tedy Rusmawan menyebut reaktivasi Bandara Husein Sastranegara berpeluang besar memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kunjungan wisatawan ke Jawa Barat.
"Sejak dulu saya termasuk yang setuju agar Bandara Husein tetap bisa beroperasi. Karena ini terkait dengan berbagai hal yang membantu masyarakat Jawa Barat, misalnya dari sisi ekonomi dan pariwisata," katanya.
Menurut dia, keberadaan Bandara Husein juga memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat yang hendak bepergian ke berbagai daerah tanpa harus terlebih dahulu menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, atau Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
"Selama ini masyarakat yang akan bepergian ke berbagai daerah, misalnya ke Jogja atau Padang, rata-rata harus melalui Bandara Halim. Itu tentu membutuhkan waktu tambahan," ujarnya.
Data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Barat mencatat sebanyak 83.014 wisatawan mengunjungi 15 objek wisata pada Mei 2026, dengan mayoritas kunjungan berada di kawasan Lembang, Parongpong, dan Cisarua.
Dengan kembali tersedianya penerbangan langsung menuju Bandung, pengelola wisata berharap peningkatan konektivitas tersebut dapat diikuti bertambahnya kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi di Bandung Barat.
Pewarta: Ilham NugrahaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.