Cianjur, Jawa Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menilai kehadiran para pengusaha yang tergabung di dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia berdampak terhadap peningkatan ekonomi daerah.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian di Cianjur, Senin, mengatakan salah satu indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) adalah perekonomian, sehingga pihaknya berharap dengan pelantikan pengurus baru HIPMI Cianjur dapat memberikan kontribusi.
Percepatan dalam peningkatan perekonomian terutama dalam hilirisasi dari aspek perekonomian dan bahan komoditas unggulan lokal seperti kelapa, kopi, cokelat, dan teh mendapat pasar yang lebih luas guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kami sudah berbicara dengan rekan-rekan HIPMI, pemerintah daerah tentu mendukung langkah yang akan dilakukan termasuk inovasi baru yang relevan dengan tahun sekarang dapat terwujud," katanya.
Dia menegaskan keberadaan pengurus baru HIPMI Cianjur juga diharapkan dapat menjadi solusi bagi pelaku UMKM di Cianjur dalam mendapatkan berbagai kemudahan permodalan hingga pasar yang lebih luas.
"Kami berharap HIPMI dapat menjadi pendongkrak roda perekonomian di Cianjur, membantu berbagi kesulitan yang dialami para pengusaha terutama pelaku UMKM," katanya.
Sementara, Ketua Umum BPC HIPMI Cianjur Cahya Ibrahim mengatakan kepengurusan-nya yang baru dilantik langsung fokus menjalankan tugas pokok dan fungsi organisasi yang terbagi ke dalam 12 bidang strategis.
Setiap bidang diproyeksikan untuk menjalankan program kerja berkesinambungan selama tiga tahun masa bakti, dimana langkah awal segera menggelar Rapat Kerja Cabang guna mematangkan program kerja setiap bidang.
"Kami ingin mengundang investor ke Kabupaten Cianjur dan menjadikan Cianjur sebagai tuan rumah investasi di tahun 2027, kegiatan tersebut mampu memberikan dampak positif dan nyata terhadap perekonomian daerah," katanya.
Bahkan pihaknya menargetkan kenaikan investasi secara bertahap selama tiga tahun ke depan, dimana tahun pertama peningkatan investasi sebesar 25 persen, tahun kedua sebesar 25 persen, dan tahun ketiga peningkatan investasi sebesar 50 persen.
"Selain fokus pada investasi skala besar, HIPMI Cianjur berkomitmen untuk hadir dan memfasilitasi berbagai keluhan para pelaku UMKM mulai dari kebutuhan permodalan hingga akses perizinan," katanya.
Pihaknya juga telah menjalankan MOU dengan Bank Bjb dan menjajaki hal serupa dengan bank Himbara lainnya di Cianjur, dimana pengurus baru sudah mengupayakan pinjaman KUR Rp100 juta tanpa jaminan.
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.