Kota Bandung (ANTARA) - Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat Tobias Ginanjar menilai keberadaan Bus Rapid Transit (BRT) di Bandung Raya sudah menjadi kebutuhan mendesak seiring pertumbuhan penduduk dan jumlah kendaraan yang semakin meningkat.

“Kalau melihat pertumbuhan penduduk dan jumlah kendaraan yang ada ini sudah urgent. Selama memang bisa dijalankan secara profesional, efektif, dan memang berdasarkan studi kelayakan,” kata Tobias kepada ANTARA di Bandung, Senin.

Menurut Tobias, pembangunan transportasi publik perlu segera dilakukan untuk mengantisipasi persoalan mobilitas yang semakin kompleks di kawasan perkotaan.

“Sebenarnya transportasi publik mau tidak mau harus kita lakukan. Karena pertumbuhan penduduk semakin padat, pertumbuhan kendaraan semakin padat. Kalau tidak dimulai, ya mungkin hanya akan menjadi bom waktu,” ujarnya.

Tobias meminta masyarakat bersabar menghadapi dampak kemacetan yang terjadi di sejumlah ruas jalan selama proses pembangunan BRT.

“Ya, masyarakat mohon bersabar, karena ini demi kepentingan bersama juga. Kalau tidak dimulai sekarang, kapan lagi?” katanya.

Ia menilai pembangunan BRT yang mulai dilakukan saat ini patut diapresiasi meskipun menimbulkan dampak terhadap aktivitas masyarakat, terutama kemacetan selama pengerjaan.

“Jadi sebenarnya walaupun terlambat, tapi harus diapresiasi untuk dimulai,” ujarnya.
 



Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Zaenal Abidin

COPYRIGHT © ANTARA 2026