Bandung (ANTARA) - Komisi II DPRD Jawa Barat mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkuat mitigasi menghadapi musim kemarau hingga cuaca ekstrem, khususnya untuk menjaga ketersediaan air bagi sektor pertanian.

Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat Bambang Mujiarto mengatakan penguatan mitigasi diperlukan agar cuaca ekstrem tidak berdampak terhadap produksi pangan, harga komoditas, hingga daya beli masyarakat.

“Hal yang harus dilakukan bukan lagi sekadar langkah penanganan, tetapi bagaimana antisipasi menghadapi cuaca ekstrem ini, salah satunya musim kemarau,” katanya di Bandung, Sabtu.

Menurut dia, penanganan kekeringan perlu dilakukan sejak awal melalui koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten/kota hingga tingkat desa.

Ia mengatakan persoalan ketersediaan air harus ditangani secara menyeluruh, termasuk memastikan debit sungai dan saluran irigasi tetap mendukung lahan pertanian serta menjaga sumber air di kawasan hulu.

Bambang juga menyoroti persoalan lahan kritis di Jawa Barat yang berpotensi memengaruhi keberadaan sumber mata air.

Karena itu, rehabilitasi lahan kritis dan pengembalian fungsi hutan dinilai penting untuk menjaga ketersediaan air sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

Selain menjaga ketersediaan air, Komisi II mendorong peningkatan kemampuan produksi petani agar sektor pertanian tetap produktif.
 



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Zaenal Abidin

COPYRIGHT © ANTARA 2026