Bandung (ANTARA) - Sebanyak 346 narapidana di Jawa Barat langsung bebas setelah menerima Remisi Umum II dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari total 20.500 penerima remisi.

Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Barat Yudi Suseno di Bandung, Selasa, mengatakan total penerima remisi tersebut berasal dari 27.401 warga binaan di lapas dan rutan se-Jawa Barat per 16 Agustus 2026.

"Narapidana yang mendapat Remisi Umum I sebanyak 20.154 orang dan Remisi Umum II atau bebas langsung sebanyak 346 orang. Bukan sekadar pengurangan masa tahanan, tetapi pemberian remisi menjadi bagian penting dan memberikan motivasi agar terus mengikuti program pembinaan dengan baik," kata Yudi.

Selain narapidana dewasa, Ditjen Pemasyarakatan Jawa Barat memberikan pengurangan masa pidana kepada 86 anak binaan dari total 151 anak.

Sebanyak 85 anak menerima Pengurangan Masa Pidana I, sedangkan satu anak binaan menerima Pengurangan Masa Pidana II sehingga langsung bebas.

Apresiasi khusus juga diberikan melalui remisi tambahan kepada 126 narapidana yang aktif sebagai pendonor darah dan 43 narapidana yang menjadi pemuka kegiatan pembinaan.

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengatakan, sesuai amanat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, remisi diberikan secara transparan dan berkeadilan sebagai bentuk apresiasi atas kedisiplinan dan perubahan perilaku positif warga binaan.

Menurut Erwan, pemberian remisi juga mendukung percepatan reintegrasi sosial agar warga binaan yang kembali ke masyarakat dapat menjadi sumber daya manusia yang taat hukum dan produktif.

"Bagi penerima Remisi Umum II yang langsung bebas, momen ini diharapkan menjadi titik balik untuk membuka lembaran baru yang taat hukum," kata Erwan.

Yudi mengatakan remisi menjadi sarana untuk memotivasi warga binaan agar mempersiapkan diri sebelum kembali ke tengah masyarakat dan mampu berkontribusi secara positif.

"Remisi bukan tujuan akhir dari proses pembinaan, tetapi sebagai penyemangat untuk melakukan perubahan ke arah lebih baik. Tunjukkan jika kembali ke masyarakat, Anda dapat mandiri dan dapat memberikan kontribusi positif pada keluarga dan lingkungan, harus berubah," katanya.
 



Pewarta: Ricky Prayoga
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026