Cianjur, Jawa Barat (ANTARA) - DPRD Provinsi Jawa Barat memulai kegiatan gerakan pangan murah (GPM) di sejumlah wilayah Cianjur, Jabar, untuk membantu masyarakat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Anggota DPRD Jabar RK Dadan Surya Negara di Cianjur, Sabtu, mengatakan ratusan masyarakat sudah memadati lokasi di Kecamatan Campaka sejak pagi untuk mendapatkan komoditas pangan murah seperti beras, minyak goreng, telur, daging, hingga sayur-mayur.
Kegiatan tersebut digelar bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jabar serta Dinas Pangan Cianjur, yang mana kegiatan tersebut akan digelar di kecamatan lainnya di Cianjur.
"DPRD Provinsi Jabar menginisiasi keinginan masyarakat yang sempat disampaikan saat kami berkunjung, fasilitator provinsi dan kabupaten agar terlaksana GPM yang disambut dengan antusias warga," katanya.
Dia menjelaskan dipilihnya lokasi Desa Cimenteng, Kecamatan Campaka karena melihat kondisi geografis daerah yang cukup jauh dari pasar tradisional, sehingga ke depan hal yang sama akan digelar di sejumlah wilayah yang jauh dari pasar.
Dia berharap program GMP yang digelar dekat dengan perkampungan warga dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu menekan inflasi daerah khususnya pada komoditas pangan pokok harian.
"GPM hadir untuk mendekatkan akses sembako berkualitas dengan harga yang jauh lebih terjangkau, sehingga daya beli masyarakat tetap meningkat dan tidak perlu jauh ke pasar tradisional," katanya.
Pihaknya akan menggelar GMP di sejumlah wilayah lainnya di Kabupaten Cianjur guna memberikan kebutuhan pangan murah yang dapat dibeli warga tanpa harus jauh ke pusat kecamatan atau kabupaten yang terdapat pasar tradisional.
"Kami akan terus berupaya meringankan beban masyarakat di daerah pemilihan, sehingga perekonomian tetap terjaga, inflasi daerah dapat ditekan, termasuk membawa berbagai program guna meningkatkan perekonomian masyarakat mulai dari utara hingga selatan," katanya.
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.