Garut (ANTARA) - Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut, Jawa Barat memastikan kebakaran lahan di sekitar kawasan pabrik PT Changsin, Kecamatan Leles tidak mengganggu kegiatan industri di kawasan itu.
"Kebakaran tidak (meluas ke pabrik) karena dibatasi benteng, dan tidak mengganggu kegiatan industri," kata Kepala Disdamkar Kabupaten Garut Usep Basuki Eko di Garut, Kamis.
Ia menuturkan musim kemarau dilaporkan banyak kejadian kebakaran lahan dan hutan yang melanda sejumlah daerah di Kabupaten Garut, namun semua berhasil dikendalikan.
Kejadian terbaru, kata dia, kebakaran lahan di kawasan sekitar industri PT Changsin dengan luas area yang terbakar sekitar 3 hektare.
"Penanganan kebakaran lahan di lokasi Changsin, area yang terbakar kurang lebih seluas 3 hektare," katanya.
Ia menyampaikan kebakaran lahan di kawasan industri itu diketahui Rabu (12/8) petang, kemudian Disdamkar Garut bersama TNI, dan Polri, serta petugas keamanan perusahaan berupaya memadamkan kobaran api tersebut.
Sebanyak lima kendaraan pemadam kebakaran dari Disdamkar Garut dan TNI diturunkan untuk mempercepat proses pemadaman sampai akhirnya berhasil dipadamkan, dan dilakukan pendinginan hingga menjelang tengah malam.
"Alhamdulillah penanganan selesai," katanya.
Terkait angka kebakaran lahan dan hutan di Garut, kata Usep, tercatat 140 kebakaran selama musim kemarau Juli sampai pertengahan Agustus 2026.
Ia menyampaikan kebakaran yang selama ini terjadi sebagian besar membakar lahan kering, dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun menjalar ke pemukiman warga, meski begitu masyarakat tetap waspada dengan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan.
"Kami imbau suasana memasuki musim kemarau ini hati-hati dalam melaksanakan atau aktivitas membakar sampah atau membuang puntung rokok, ini penyebabnya di antaranya dari itu," katanya.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.