Cirebon (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, Jawa Barat, menyebut penyelenggaraan ajang Trikarsa Fest 2026 dapat membuka akses pasar bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di daerah ini melalui pertemuan bisnis dan promosi produk selama kegiatan berlangsung.
Wali Kota Cirebon Effendi Edo, di Cirebon, Rabu, mengatakan rangkaian kegiatan yang digelar Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Cirebon tersebut memberi ruang bagi UMKM untuk memperkenalkan produk, sekaligus membangun jejaring dengan calon mitra usaha.
"Empat hari ada 37 program yang berjalan dan tentunya ini bisa membangkitkan perekonomian Kota Cirebon, termasuk menghidupkan UMKM," ujarnya.
Ia menuturkan Trikarsa Fest yang dijadwalkan berlangsung pada 14-17 Agustus 2026 di Kota Cirebon, merupakan salah satu bentuk business matching bagi UMKM untuk memperluas jejaring dan mencari peluang kerja sama usaha.
Menurut dia, kegiatan tersebut perlu diarahkan pada manfaat yang dapat dirasakan langsung pelaku usaha, terutama dalam memperluas pemasaran dan mengenalkan produk kepada calon konsumen maupun mitra bisnis.
"Yang paling penting adalah membangun semangat kolaborasi, bukan hanya antara pemerintah daerah dan BI, tetapi juga bersama masyarakat," ujarnya.
Dia mengajak seluruh pihak, untuk mempublikasikan produk dan potensi usaha yang ditampilkan dalam Trikarsa Festl, sehingga informasi mengenai UMKM dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
Kepala KPw BI Cirebon Wihujeng Ayu Rengganis mengatakan Trikarsa Fest merupakan pengembangan dari Ciayumajakuning Entrepreneur Festival (CEF), yang sebelumnya lebih berfokus pada pengembangan kewirausahaan.
Ia mengatakan penyelenggaraan tahun ini diperluas dengan 37 program yang mencakup UMKM, business matching, pengembangan talenta, industri kreatif, digitalisasi, dan penguatan ekosistem kopi Ciayumajakuning.
"Trikarsa ini kami hadirkan sebagai wadah untuk menjaga stabilitas komoditas pangan, mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan memperluas digitalisasi," katanya pula.
Selain mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra, BI Cirebon menyediakan ruang khusus untuk memperkenalkan kopi Ciayumajakuning melalui kegiatan roasting, cupping, manual brew, hingga mixology.
“Promosi tersebut membantu memperluas pengenalan dan pasar kopi lokal Ciayumajakuning, termasuk produk pelaku usaha binaan BI di Kuningan dan Majalengka,” ujar dia.
Pewarta: Fathnur RohmanEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.