Bandung Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat, Jawa Barat, memperkuat pelayanan kesehatan di RSUD Cikalongwetan agar masyarakat memperoleh penanganan secara cepat dan tidak telantar saat membutuhkan layanan medis.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mengatakan penguatan pelayanan menjadi bagian penting dalam evaluasi, termasuk memastikan pasien mendapatkan penanganan tanpa membedakan status kepesertaan BPJS Kesehatan maupun umum.

Dia mengemukakan hal tersebut saat melakukan pengecekan layanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin.

"Saya berpesan, pokoknya di rumah sakit, jangan menyulitkan masyarakat. Jangan dipikirkan dulu ini kekurangan apa. Pokoknya ditangani dulu masalahnya, administrasi dan lain-lain itu urusan belakangan, yang penting masyarakat," tegasnya.

Ia menegaskan seluruh pasien berhak mendapatkan standar perawatan, obat, tindakan medis, hingga ruang perawatan yang setara berdasarkan indikasi medis, bukan berdasarkan cara pembayaran.

Menurut Jeje, upaya mencegah pasien telantar juga perlu didukung dengan sistem pelayanan yang memudahkan masyarakat. Salah satunya melalui penerapan sistem antrean berbasis WhatsApp di RSUD Cikalongwetan sehingga pasien tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan layanan.

"Tadi sudah berbicara dengan Pak Direktur, alhamdulillah sudah tidak terjadi (antre menunggu ruangan dan pelayanan) karena sekarang sudah memakai sistem antrean melalui WhatsApp. Jadi tidak perlu mengantri," ujarnya.

Jeje mengatakan RSUD Cikalongwetan telah berkembang menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Cikalongwetan dan sekitarnya.

Dirinya menyebut momentum saat ini harus dimanfaatkan untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat kualitas pelayanan.

"Jadikan kesempatan ini untuk mengevaluasi dan memperkuat komitmen, memberikan kesehatan yang berkualitas, mudah diakses, cepat, ramah, dan berorientasi kepada kesehatan masyarakat," katanya.

Selain sistem antrean, Jeje meminta jajaran dokter, terutama dokter spesialis, lebih disiplin terhadap jadwal pelayanan agar masyarakat tidak harus menunggu lama ketika membutuhkan pemeriksaan.

"Dokter spesialis agar lebih disiplin dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Saya minta jadwal pelayanan dokter spesialis diperhatikan, jangan sampai masyarakat sulit menemui dokter karena jadwal terlambat," imbuhnya.

Pemkab Bandung Barat, juga berkomitmen memperbaiki dan menambah fasilitas kesehatan di rumah sakit agar kapasitas serta mutu pelayanan dapat terus ditingkatkan sesuai kebutuhan masyarakat.



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026