Cirebon (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, memverifikasi sekitar 170 ribu usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di daerah tersebut sebagai dasar menentukan kebutuhan pembinaan serta pendampingan melalui program Cirebon Inkubator Bisnis.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Cirebon Alex Suheriyawan di Cirebon, Senin, mengatakan verifikasi tersebut diperlukan agar pembinaan UMKM dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pelaku usaha.
"Data ini nantinya menjadi dasar untuk mengetahui kebutuhan kompetensi, manajerial, permodalan dan pemasaran UMKM, sehingga pembinaannya tidak dilakukan secara umum," katanya.
Ia menyebutkan jumlah UMKM di Kabupaten Cirebon saat ini sekitar 202 ribu unit, sementara sekitar 170 ribu UMKM telah mulai menjalani proses verifikasi atau kurasi administratif.
Menurut dia, proses verifikasi tersebut menjadi bagian penting sebelum pemerintah daerah memberikan intervensi berupa pelatihan dan pendampingan kepada pelaku UMKM.
Ia mengatakan pemerintah daerah melalui Cirebon Inkubator Bisnis, berupaya membangun pendampingan mulai dari pendataan, penguatan keuangan atau permodalan, tata kelola, pemasaran hingga pengembangan ekosistem bisnis.
"Setelah dilakukan verifikasi, kami bisa melihat kebutuhan masing-masing UMKM dan menentukan bentuk pelatihan maupun pendampingan yang tepat," ujarnya.
Alex menjelaskan setiap UMKM nantinya akan dipantau perkembangannya sehingga pemerintah daerah, dapat mengetahui perubahan kapasitas usaha setelah mendapatkan pembinaan.
Mekanisme tersebut, kata dia, akan menghasilkan semacam rapor bagi UMKM yang menggambarkan perkembangan usaha serta kebutuhan penguatan pada tahap berikutnya.
Ia mengatakan pendekatan berbasis data diperlukan, karena jumlah UMKM di Kabupaten Cirebon cukup besar dan memiliki karakteristik serta persoalan usaha yang berbeda-beda.
"Jadi inkubator ini bukan hanya tempat pelatihan, tetapi menjadi ruang untuk membangun UMKM dari pendataan sampai tata kelola dan pemasaran agar ekosistem bisnisnya terbentuk," katanya.
Ia mengatakan program Cirebon Inkubator Bisnis, menjadi salah satu program strategis yang diprioritaskan Pemerintah Kabupaten Cirebon pada 2027.
“Kami berharap verifikasi dan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membuat perkembangan UMKM, lebih terukur sekaligus meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya,” ucap dia.
Pewarta: Fathnur RohmanEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.