Bandung (ANTARA) - Kepolisian Daerah Jawa Barat mengungkap sebanyak 352 kasus kejahatan jalanan sepanjang Juni hingga awal Agustus 2026 dengan meringkus 413 tersangka serta menyita lebih dari 1.000 kendaraan yang diduga merupakan hasil tindak kejahatan.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil operasi Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar bersama polres jajaran.
“Dari pengungkapan tersebut berhasil diamankan 1.016 kendaraan roda dua, kemudian 12 kendaraan roda empat. Ini masih bisa berkembang. Nanti akan terjadi pengembangan-pengembangan,” kata Pipit di Mapolda Jabar, Bandung, Jumat.
Ia menjelaskan operasi tersebut melibatkan unsur TNI, Satpol PP, serta berbagai elemen terkait sebagai tindak lanjut arahan Gubernur Jawa Barat untuk menekan berbagai bentuk gangguan keamanan yang meresahkan masyarakat.
Menurut Pipit, patroli gabungan untuk memberantas aksi premanisme, begal, dan pencurian kendaraan bermotor akan terus dilakukan secara intensif di sejumlah titik yang dinilai rawan terjadi tindak kriminal.
Untuk memperkuat upaya pencegahan, Polda Jabar juga menyiapkan tim reaksi cepat gabungan yang akan disiagakan di kawasan permukiman, pusat aktivitas masyarakat, hingga lokasi yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
“Misalnya ada masyarakat yang ketakutan pulang, nanti di spot-spot tertentu akan kami informasikan bahwa petugas siap memberikan pelayanan apabila ada warga yang takut pulang sendiri,” katanya.
Pipit menegaskan seluruh jajaran kepolisian bersama tim gabungan wajib memberikan perlindungan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Dan wajib hukumnya saya perintahkan jajaran kepolisian dan tim gabungan yang ada untuk membantu mereka,” ujarnya.
Selain meningkatkan patroli, ia juga mendorong penguatan ekosistem keamanan melalui optimalisasi sistem keamanan lingkungan (siskamling) serta pemasangan kamera pengawas (CCTV) di berbagai lokasi strategis.
“Jadi CCTV-nya bukan sekadar dipasang, tetapi harus benar-benar dicek dan ada rekamannya. Semua sistem harus berjalan. Kemudian tolong rekan-rekan jajaran kepolisian apabila menemukan spot yang penerangannya kurang terang agar disampaikan kepada pemerintah daerah setempat,” kata Pipit.
Pewarta: Rubby Jovan PrimanandaEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.