Cirebon (ANTARA) - Unit Sinyal, Telekomunikasi dan Listrik (Sintelis) PT KAI Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, Jawa Barat, mengoptimalkan perawatan sistem perjalanan kereta api (KA) melalui 15.833 kegiatan pemeliharaan hingga Juli 2026 guna menjaga keselamatan operasional.
Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin saat dikonfirmasi di Cirebon, Kamis, mengatakan seluruh kegiatan pemeliharaan dilakukan secara berkala sesuai standar untuk memastikan seluruh sistem pendukung perjalanan kereta tetap andal.
"Keselamatan perjalanan KA merupakan prioritas kami. Oleh karena itu, seluruh peralatan pendukung operasional terus kami rawat secara berkala sesuai standar yang berlaku," katanya.
Ia mengatakan perawatan tersebut mencakup sistem persinyalan, telekomunikasi, serta fasilitas pendukung yang berperan menjaga kelancaran dan keamanan operasional perjalanan KA.
Melalui perawatan yang berkesinambungan, pihaknya berupaya menjaga keandalan sistem persinyalan dan telekomunikasi agar perjalanan KA tetap berlangsung dengan selamat.
Ia merinci realisasi perawatan meliputi 5.328 perangkat pendeteksi KA, 4.227 wesel elektrik, 3.531 sinyal elektrik, 442 pintu perlintasan, 317 catu daya, 264 peralatan dalam sinyal elektrik dan 116 wesel.
“Pada sistem telekomunikasi, Sintelis juga merawat 893 radio lokomotif harian, 377 perangkat telekomunikasi jalan perlintasan, 340 jaringan serat optik, 215 telekomunikasi stasiun, serta 43 telekomunikasi luar stasiun,” katanya.
Muhibbuddin mengatakan keandalan sistem persinyalan dan telekomunikasi menjadi faktor penting dalam mendukung keselamatan, keamanan, serta ketepatan waktu perjalanan KA.
"Seluruh kegiatan perawatan tersebut merupakan bagian dari upaya kami, dalam menjaga keandalan sistem persinyalan dan telekomunikasi," katanya.
Ia mengatakan pemeliharaan jaringan telekomunikasi diperlukan untuk memastikan komunikasi operasional antarpetugas, tetap berjalan baik selama perjalanan kereta berlangsung.
Menurut dia, pihaknya terus mengevaluasi kualitas pelaksanaan pemeliharaan agar seluruh target tahunan dapat tercapai secara optimal.
"Kami akan terus melakukan evaluasi serta meningkatkan kualitas pelaksanaan perawatan agar seluruh target tahunan dapat tercapai secara optimal," ujarnya.
Pewarta: Fathnur RohmanEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.