Bandung (ANTARA) - Kepolisian Daerah Jawa Barat menurunkan tim gabungan untuk mempercepat pengungkapan kasus tewasnya seorang satpam bernama Sumarna (40) di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.

Kapolda Jawa Barat Irjen Polisi Pipit Rismanto mengatakan penyidik saat ini masih mendalami kasus tersebut melalui serangkaian investigasi dan pemeriksaan terhadap sejumlah temuan di lapangan.

"Ini tentunya akan menjadi evaluasi kita, tapi kita akan menurunkan tim gabungan untuk mem-backup Polres Purwakarta agar mudah-mudahan ini cepat terungkap. Mohon doa restunya," kata Pipit dalam keterangan yang diterima di Bandung, Jumat.

Menurut dia, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar telah diperintahkan untuk melakukan gelar perkara atas hasil investigasi sementara yang diperoleh dari olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Ya, di Purwakarta ini sedang dalam proses. Kita perintahkan jajaran kami, ini ada Pak Direskrimum juga, para penyidiknya sudah dipanggil untuk dilakukan gelar hasil-hasil investigasi sementara mulai dari olah TKP," kata Pipit.

Ia menjelaskan hasil gelar perkara tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi penyidik untuk menentukan langkah lanjutan dalam proses penyelidikan.

Pipit juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi terkait kasus tersebut karena dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Ia meminta masyarakat memberikan ruang kepada penyidik untuk bekerja secara profesional dalam mengungkap penyebab kematian korban.

"Biarkan tim kami turun ke lapangan untuk mengungkap dengan sebaik-baiknya," katanya.
 



Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Zaenal Abidin

COPYRIGHT © ANTARA 2026