Cianjur (ANTARA) - Dinas Pangan (Dispang) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, membentuk delapan Kios Pangan di beberapa titik di wilayah Kabupaten Cianjur guna memperkuat ketahanan pangan daerah seiring dengan program Badan Pangan Nasional.

Kepala Dinas Pangan Cianjur Firman Edi di Cianjur, Kamis, mengatakan program tersebut merujuk pada Pedoman Umum yang dikeluarkan Bapanas, dimana program Kios Pangan bertujuan untuk memperluas akses pangan murah sekaligus menggerakkan perekonomian warga lokal.

Bahkan dari target awal sebanyak 5 Kios Pangan pada tahun berjalan, pihaknya telah membentuk 8 Kios Pangan yang tersebar mulai dari Cianjur utara hingga selatan seperti di Kecamatan Cianjur, Cipanas, Warungkondang, Ciranjang, dan Sukanagara, dimana penetapan kios melalui berbagai tahapan.

"Setiap calon Kios Pangan harus melalui tahapan verifikasi dan validasi yang ketat sebelum disahkan melalui Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Pangan Cianjur," katanya.

Setelah penetapan legalitas, pihaknya berkoordinasi langsung dengan pihak Perum Bulog atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait untuk proses pendistribusian dan penyuplai pasokan pangan, dimana harga kebutuhan pangan yang tersedia mulai dari beras, daging ayam, hingga minyak goreng.

Kios Pangan berdiri memberdayakan masyarakat sekitar yang memiliki potensi atau usaha warung di wilayah tertentu, dimana mereka diberikan legalitas resmi sebagai Kios Pangan dari Pemkab Cianjur.

Keberadaan Kios Pangan tersebut, ungkap dia, merupakan jawaban aspirasi masyarakat terutama ibu rumah tangga yang menginginkan penjualan beras dan sembako murah tidak hanya terpusat di lokasi tertentu.

"Kami akan terus menambah jumlah kios yang dirancang untuk menyebar hingga ke tingkat wilayah dan desa, ini merupakan tindak lanjut dari program fasilitasi pembentukan Kios Pangan sesuai pedoman Bapanas," katanya.

Pihaknya juga terus mengintegrasikan langkah tersebut dengan program rutin Gerakan Pangan Murah (GPM) agar keterjangkauan harga sembako dapat dirasakan secara adil dan merata seluruh lapisan masyarakat di Cianjur.



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026