Kota Bandung (ANTARA) - Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat Tedy Rusmawan optimistis reaktivasi Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kunjungan wisatawan ke Jawa Barat.
Tedy mengatakan pihaknya mengapresiasi berbagai upaya yang dilakukan pemerintah untuk kembali mengaktifkan operasional Bandara Husein setelah sebelumnya sebagian besar penerbangan dialihkan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka.
“Sejak dulu saya termasuk yang setuju agar Bandara Husein tetap bisa beroperasi. Karena ini terkait dengan berbagai hal yang membantu masyarakat Jawa Barat, misalnya dari sisi ekonomi dan pariwisata,” kata Tedy di Bandung, Rabu.
Menurut dia, keberadaan Bandara Husein akan memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat, terutama untuk perjalanan antarpulau yang selama ini harus melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta atau Bandara Soekarno Hatta, Tanggerang.
“Selama ini masyarakat yang akan bepergian ke berbagai daerah, misalnya ke Jogja atau Padang, rata-rata harus melalui Bandara Halim. Itu tentu membutuhkan waktu tambahan,” ujarnya.
Ia menilai operasional kembali Bandara Husein akan meningkatkan efisiensi waktu perjalanan sekaligus memperkuat daya tarik Bandung sebagai salah satu destinasi wisata utama di Indonesia.
Terkait pengembangan rute penerbangan, Tedy menyarankan agar maskapai terlebih dahulu membuka jalur-jalur yang memiliki potensi pasar besar untuk membangun kembali minat masyarakat menggunakan Bandara Husein.
“Rute yang paling ramai itu dulu Bandung–Denpasar. Itu harus menjadi pemancing terlebih dahulu,” katanya.
Selain Bali, ia juga menilai sejumlah kota di Sumatera seperti Palembang memiliki potensi besar untuk menjadi tujuan penerbangan dari Bandung.
Sementara untuk rute jarak dekat seperti Yogyakarta dan Solo, menurut dia, sebagian masyarakat masih cenderung memilih moda transportasi kereta api.
“Jadi yang harus dibuka terlebih dahulu adalah rute-rute favorit supaya pasar terbentuk kembali,” katanya.
Tedy juga menekankan pentingnya promosi yang masif serta peningkatan kualitas layanan dan kenyamanan di kawasan bandara agar mampu menarik kembali minat penumpang.
“Yang tidak kalah penting adalah kenyamanan di bandara. Pengelolaan bandara harus bisa memberikan kenyamanan kepada penumpang yang datang maupun berangkat,” ujarnya.
Pewarta: Rubby Jovan PrimanandaEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.