Cimahi (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, Jawa Barat, meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui kegiatan edukasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta sosialisasi Obligasi Negara Ritel (ORI) Seri ORI030 yang diselenggarakan bersama Kementerian Keuangan.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana dalam keterangan di Cimahi, Rabu, mengatakan pemahaman masyarakat terhadap APBN dan instrumen investasi negara menjadi semakin penting di tengah dinamika ekonomi global yang terus berkembang.
"Literasi keuangan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengelola keuangan pribadi, tetapi juga memahami bagaimana masyarakat dapat berkontribusi terhadap pembangunan nasional," katanya.
Menurut dia, APBN bukan sekadar dokumen berisi angka-angka, melainkan instrumen utama pemerintah dalam membiayai berbagai sektor strategis, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, perlindungan sosial, hingga penguatan ketahanan nasional.
Ngatiyana menilai fundamental ekonomi Indonesia tetap berada pada kondisi yang relatif kuat meski masih menghadapi tantangan global karena didukung pengelolaan fiskal yang dilakukan secara hati-hati dan akuntabel.
Ia berharap masyarakat Kota Cimahi semakin cerdas secara finansial, bijak dalam memilih instrumen investasi, serta aktif mendukung pembangunan nasional.
Sementara itu, Analis Keuangan Negara Ahli Madya Direktorat Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Singgih Gunarsa, menjelaskan ORI030 merupakan salah satu instrumen Surat Berharga Negara (SBN) Ritel yang memberikan manfaat investasi sekaligus mendukung pembiayaan pembangunan nasional.
"Pemerintah menawarkan dua seri ORI030, yakni ORI030-T3 dengan tenor tiga tahun dan kupon tetap 6,90 persen serta ORI030-T6 dengan tenor enam tahun dan kupon tetap 7,00 persen," katanya.
Menurut Singgih, ORI030 dijamin oleh negara sehingga menjadi salah satu pilihan investasi yang aman dengan imbal hasil yang kompetitif.
Ia menambahkan defisit APBN saat ini berada pada kisaran 2,68 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) atau masih di bawah batas maksimal tiga persen sehingga pengelolaan utang pemerintah dinilai tetap sehat dan terkendali.
Kegiatan yang diikuti perangkat daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, dan pemangku kepentingan tersebut juga memberikan edukasi mengenai strategi investasi, karakteristik Surat Berharga Negara Ritel, serta tata cara pembelian ORI030.
Pemerintah berharap peningkatan literasi keuangan dapat mendorong masyarakat mengambil keputusan investasi yang tepat sekaligus meningkatkan partisipasi dalam mendukung pembiayaan pembangunan nasional.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkot Cimahi tingkatkan literasi keuangan melalui sosialisasi ORI030
Pewarta: Ilham NugrahaEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.