Kuningan, Jawa Barat (ANTARA) - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan Jabar 13 dari Fraksi PDI Perjuangan, Ika Siti Rahmatika, menyatakan pelestarian budaya lokal perlu diperkuat melalui program “Sapa Warga Berbasis Budaya” sebagai upaya membangun karakter masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan di desa.

Hal itu disampaikan Ika saat ditemui seusai kegiatan “Sapa Warga Berbasis Budaya” di Alun-alun Desa Garawangi, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Senin.

Menurut dia, pendekatan budaya dipilih karena tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga menjadi modal sosial untuk memperkuat persatuan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa.

“Kami memilih pendekatan budaya karena budaya bukan sekadar peninggalan leluhur, melainkan fondasi pembentukan karakter dan modal sosial masyarakat untuk bersatu membangun desa,” katanya.

Ia mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dengan masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di tingkat desa.

“Program ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi wadah bagi masyarakat menyampaikan aspirasi secara langsung sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan pemerintah desa,” ujarnya.

Baca juga: Legislator Jabar optimistis BIJB Kertajati dorong ekonomi Rebana
 

Ika menuturkan sebagai anggota DPRD Jawa Barat, dirinya menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang seluruhnya diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Seluruh tugas kami di DPRD, baik legislasi, penganggaran, maupun pengawasan, pada akhirnya harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan komunikasi dengan masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan agar berbagai persoalan dan kebutuhan daerah dapat diketahui secara langsung.

“Kami berencana memfasilitasi kegiatan seperti ini secara rutin setiap tiga bulan sekali agar komunikasi dengan masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.

Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan peringatan Bulan Bung Karno melalui senam bersama dan kegiatan gotong royong yang melibatkan masyarakat setempat.

“Melalui kegiatan berbasis budaya seperti ini, kami berharap semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat terus terpelihara sebagai kekuatan dalam membangun desa,” kata Ika.

Baca juga: Pimpinan DPRD Jabar tolak wacana SPP sekolah negeri dihidupkan lagi



Pewarta: Fathnur Rohman
Uploader : Isyati Putri

COPYRIGHT © ANTARA 2026