Cirebon (ANTARA) - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengintensifkan program peningkatan produktivitas guna meningkatkan kompetensi pencari kerja sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru di daerah tersebut.

Kepala Disnaker Kabupaten Cirebon Novi Hendrianto di Cirebon, Sabtu, mengatakan program itu menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu bersaing di dunia kerja.

Menurut dia, dunia usaha saat ini membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga produktivitas, etos kerja, kemampuan beradaptasi, disiplin, dan kreativitas.

“Dunia usaha membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, namun memiliki produktivitas, etos kerja, kemampuan beradaptasi, disiplin, kreativitas, serta kemauan untuk terus belajar,” katanya.

Ia menjelaskan pelaksanaan program tersebut mengedepankan konsep link and match agar hasil pelatihan selaras dengan kebutuhan dunia usaha maupun industri.

“Kami menghubungkan hasil pelatihan dengan dunia usaha, sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya wirausaha baru di Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

Pada 2026, kata dia, sebanyak enam pencari kerja mengikuti pembelajaran melalui metode learning by doing di tempat usaha yang menjadi mitra Disnaker.

Ia menyebutkan kemitraan tersebut melibatkan pelaku usaha di bidang tata boga (bakery) dan pengelasan untuk memberikan pengalaman kerja sesuai kebutuhan sektor industri.

Melalui pendampingan langsung dari pelaku usaha, kata dia, peserta memperoleh kesempatan meningkatkan keterampilan teknis, sekaligus memahami pengelolaan usaha dan proses kerja di lapangan.

Novi mengatakan pengalaman praktik tersebut diharapkan menjadi bekal bagi peserta untuk memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri setelah menyelesaikan pelatihan.

“Semakin luas kemitraan yang terbangun, semakin besar pula kesempatan bagi alumni pelatihan untuk memperoleh pengalaman kerja, meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring, bahkan memperoleh kesempatan bekerja maupun membuka usaha sendiri,” katanya.



Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026