Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat bantuan dana stimulan perbaikan rumah dari pusat untuk warga terdampak pergerakan tanah dua kecamatan di Cianjur masih menunggu tahap verifikasi lapangan akhir.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Cianjur Nurzen di Cianjur, Rabu, mengatakan hal tersebut berdasarkan informasi dari Deputi Rehabilitasi dan Rekontruksi BNPB terkait bantuan stimulan pergeseran tanah di Kecamatan Kadupandak dan Takokak.
Tercatat sebanyak 4.199 warga terdampak pergeseran tanah di Cianjur diusulkan menerima bantuan stimulan perbaikan rumah dengan total anggaran Rp115 miliar, dimana bantuan yang ditetapkan Rp15 juta rusak ringan, Rp30 juta rusak sedang, dan Rp60 juta rusak berat.
Sejumlah persyaratan yang harus dilengkapi penerima manfaat dalam e-proposal telah dipenuhi BPBD Cianjur, sehingga tinggal menunggu tahap akhir verifikasi lapangan sebelum pencairan ke rekening penerima.
"Dana stimulan bagi warga terdampak pergeseran tanah di Kecamatan Kadupandak dan Takokak menggunakan dana Hibah Rehabilitasi dan Rekontsruksi (Hibah RR), dimana tahapan-nya cukup lama dan banyak sekitar 15 tahapan," katanya.
Berbeda dengan dana gempa tahun 2022, dimana stimulan yang diberikan menggunakan pola Dana Siap Pakai (DSP) sehingga dalam dua minggu langsung cair ke rekening para penyintas.
Bahkan pihaknya telah mengajukan dana stimulan perbaikan rumah terdampak pergeseran di dua kecamatan pada tahun 2025 namun ada perubahan pola dari DSP ke Hibah RR.
Sehingga pengajuan baru dana stimulan melalui dana Hibah RR kembali dilakukan di tahun 2026 dengan harapan dapat segera cair karena semua persyaratan dan tahapan-nya telah ditempuh.
"Kami belum mendapatkan kapan pastinya bantuan stimulan pergeseran tanah dicairkan, namun kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui BNPB," katanya.
Seperti diberitakan BPBD Kabupaten Cianjur, memastikan 4.199 warga terdampak pergeseran tanah di sejumlah kecamatan di Cianjur pada 2024 mendapatkan bantuan dana stimulan perbaikan rumah.
Ribuan rumah warga yang rusak akibat pergeseran tanah sudah diajukan ke pusat melalui BNPB mendapatkan bantuan sesuai kerusakan dengan total anggaran Rp115 miliar.
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.