Cianjur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, porsi jalan berstatus mantap di wilayah itu mencapai 1.094 kilometer atau 82 persen pada tahun 2027 melalui perbaikan jalan yang terus dilakukan mulai dari utara hingga selatan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cianjur Eri Rihandiar di Cianjur, Rabu, mengatakan perbaikan jalan kabupaten yang rusak terus ditingkatkan secara bertahap meski anggaran yang dimiliki terbatas dimana setiap tahun ditargetkan kenaikan jalan mantap sebesar 5 persen.
Termasuk perbaikan jalan dan jembatan gantung penghubung antar kecamatan di Desa Mekrawangi, Kecamatan Cikadu yang diperkirakan membutuhkan anggaran Rp14 miliar untuk membangun jembatan permanen dan perbaikan jalan sepanjang 4 kilometer.
"Jembatan gantung yang viral dikomentari Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Kecamatan Cikadu karena dilalui kendaraan bermotor roda empat awalnya merupakan jembatan permanen, namun ambruk diterjang banjir," katanya.
Untuk pembangunan jembatan permanen penghubung Cikadu-Cibinong itu, ungkap dia, membutuhkan anggaran sekitar Rp2 miliar dengan panjangnya sekitar 15 meter dengan lebar 4 meter.
Sedangkan anggaran untuk perbaikan jalan utama sepanjang 4 kilometer sekitar Rp12 miliar, sehingga anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp14 miliar, dimana nominal tersebut didasarkan pada sisa jalan yang rusak karena sebagian ruas tengah dilakukan perbaikan.
Dimana ungkap dia, tahun ini ruas jalan dari Cimaskara-Padasuka dalam proses pembangunan dengan anggaran sampai Rp 12 miliar, sehingga tahun depan ditargetkan dari Padasuka ke Cikadu dibangun dengan anggaran Rp 3 miliar.
"Sisa jalan yang belum diperbaiki antara Cibinong-Cikadu sekitar 4 kilometer, sehingga kami akan mengkaji ketersediaan anggaran di tahun ini dan di tahun depan untuk peningkatan jembatan serta perbaikan jalan," katanya.
Target jalan mantap mencapai 82 persen dapat tercapai sebelum akhir tahun 2026, sehingga aktivitas masyarakat dapat lebih mudah terutama dalam membawa hasil buminya ke sejumlah pasar di pusat kabupaten hingga ibu kota.
Sedangkan sisa jalan yang masih rusak sekitar 300 kilometer akan diperbaiki secara bertahap dengan target 5 persen setiap tahun, sehingga di tahun 2030 seluruh jalan kabupaten di Cianjur dalam kondisi mantap dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian dari utara sampai selatan.
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.