Garut (ANTARA) - Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mendorong organisasi pemuda untuk memiliki semangat membangun ekosistem usaha mandiri yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan untuk berkontribusi membangun perekonomian daerah Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Kegiatan yang membuat ekosistem wirausaha yang baik di mana dikumpulkan orang-orang yang aktif di organisasi diberikan gambaran tentang bagaimana visi ke depan, dan yang paling penting ada ekosistem," kata Bupati Garut saat membuka pelaksanaan Bootcamp Kewirausahaan Organisasi Pemuda di Graha Patriot, Kabupaten Garut, Selasa.

Ia mengatakan pemerintah daerah selama ini terus mendorong kelompok masyarakat, terutama pemuda dengan berbagai program yang bisa meningkatkan kompetensi diri dan mengembangkan kemampuan dalam berwirausaha.

Salah satunya program Bootcamp Kewirausahaan, kata dia, dirancang sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kapasitas organisasi kepemudaan agar mampu membangun kemandirian sesuai dengan tema "Membangun Organisasi Pemuda yang Produktif dan Mandiri".

"Ada tukar pengalaman, tukar pengetahuan, tukar mimpi-mimpi, dan gagasan-gagasan sehingga jadi satu kesatuan untuk terus membangun Garut ke depan," katanya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut Asep Mulyana mengatakan pelaksanaan Bootcamp Kewirausahaan merupakan tindak lanjut konkret dari hasil Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025.

Ia mengatakan kewirausahaan pemuda merupakan salah satu program strategis pembangunan daerah yang harus diimplementasikan oleh pemerintah kabupaten/kota.

Ia berharap, pelaksanaan kegiatan tersebut membuat setiap organisasi kepemudaan mampu tumbuh menjadi organisasi yang mandiri, produktif dan berkelanjutan melalui pengembangan serta unit-unit kewirausahaan di masing-masing organisasi.

"Pengembangan kewirausahaan organisasi kepemudaan menjadi bagian dari arahan yang harus diimplementasikan oleh pemerintah daerah sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran pemuda dalam pembangunan ekonomi," katanya.

Menurut dia, kegiatan tersebut disambut antusias pemuda yang daftar berjumlah 133 kader dari berbagai organisasi kepemudaan, kemudian dilakukan seleksi sampai akhirnya terpilih 50 peserta terbaik yang dinilai memiliki komitmen, kreativitas, serta inovasi tinggi.

Ia mengatakan seluruh peserta terpilih itu akan dibekali dengan berbagai materi yang memberikan manfaat seperti pembangunan karakter wirausaha, model bisnis, strategi pemasaran digital, pengelolaan keuangan usaha, dan strategi pengembangan usaha.

"Serta penyusunan rencana tindak lanjut yang akan diimplementasikan di organisasi masing-masing," katanya.

 



Pewarta: Feri Purnama
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026