Garut (ANTARA) - Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Aten Munajat menyatakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di tingkat SMA/SMK harus menjadi momentum membentuk karakter siswa agar semangat belajar, disiplin, dan mampu menghadapi tantangan zaman.
"Masa pengenalan lingkungan sekolah harus menjadi momentum untuk membentuk karakter, bukan sekadar memperkenalkan lingkungan sekolah," kata Aten Munajat di Kabupaten Garut, Selasa.
Ia menuturkan, Komisi V DPRD Jabar yang membidangi pendidikan terus mengawasi pelaksanaan pendidikan di wilayah Jabar, terutama saat ini sedang dilaksanakan kegiatan MPLS tingkat SMA/SMK, maupun SD dan SMP.
Momentum itu, kata dia, merupakan kesempatan yang baik bagi guru maupun instansi terkait lainnya untuk menyampaikan kepada siswa menjadi generasi bangsa yang hebat, disiplin, cerdas, dan bertanggung jawab.
"Sekolah memiliki tanggung jawab menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, saling menghormati, serta membangun budaya belajar yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh peserta didik," katanya.
Ia mengatakan, MPLS tidak hanya mengenalkan tentang lingkungan sekolah, tata tertib di sekolah, kemudian budaya di sekolah, tapi harus lebih jauh lagi yang dapat membentuk karakter anak untuk menjadi lebih baik.
Terutama, menyampaikan informasi bahaya narkoba dan dampaknya bagi diri sendiri, keluarga maupun lingkungannya, kemudian masalah perundungan, kenakalan remaja, kekerasan, dan penyalahgunaan media sosial.
"Materi MPLS memberikan perhatian khusus terhadap isu-isu krusial yang dihadapi generasi muda saat ini, seperti bahaya narkoba, perundungan, kenakalan remaja, kekerasan, penyalahgunaan media sosial, hingga berbagai bentuk perilaku menyimpang," katanya.
Ia berharap, edukasi kepada siswa yang dilakukan secara persuasif, edukatif, dan melibatkan guru, orang tua, aparatur hukum terkait, serta tokoh masyarakat dapat memberikan dampak yang baik dalam kegiatan MPLS tersebut.
Persoalan lainnya yang harus diperhatikan sekolah, kata dia, tidak ada lagi kegiatan yang bersifat kekerasan fisik maupun lisan, tapi harus diisi dengan kegiatan yang mampu membangun fondasi lahirnya generasi bangsa yang berkarakter.
"Saya berharap seluruh sekolah di Jawa Barat dapat melaksanakan MPLS yang edukatif, humanis, bebas dari segala bentuk perpeloncoan," katanya.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.