Cianjur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menilai peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Cianjur dapat dilakukan bersama berbagai lapisan masyarakat didorong dengan pembangunan pendidikan, kesehatan, dan perekonomian yang merata.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian di Cianjur, Minggu, mengatakan masih rendahnya IPM di Cianjur karena berbagai faktor, salah satunya dipicu kondisi geografis wilayah yang cukup luas dengan jumlah penduduk yang banyak.
Namun target menaikkan IPM menjadi cita-cita bersama, sehingga diperlukan kerja sama dari berbagai pihak, di mana hal tersebut diungkapkan Bupati Cianjur usai memperingati Hari Jadi Cianjur ke-349.
"Meningkatkan IPM di Cianjur menjadi cita-cita kami bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk meningkatkan pendidikan, kesehatan, dan perekonomian, sehingga ke depan IPM Cianjur terus meningkat," katanya.
Untuk meningkatkan IPM, pihaknya menggenjot partisipasi sekolah dengan membangun layanan pendidikan hingga ke pelosok mulai dari utara hingga selatan, termasuk membangun fasilitas layanan kesehatan hingga di tingkat desa, dan pembangunan infrastruktur jalan sebagai penunjang perekonomian.
Berbagai pembangunan tersebut dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki setiap tahunnya, sehingga berbagai kemudahan dalam menunjang kenaikan IPM dapat dirasakan masyarakat mulai dari utara hingga selatan Cianjur.
"Kami akan terus berupaya melakukan pemerataan pembangunan sehingga IPM Cianjur terus meningkat setiap tahunnya dan masyarakat dengan mudah mendapatkan berbagai pelayanan mulai dari pendidikan, kesehatan, dan perekonomian," katanya.
Sementara memasuki hari jadi ke-349, Kabupaten Cianjur masih menempati posisi terendah atau terakhir untuk IPM di Jabar, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, IPM Cianjur menempati posisi 27 dengan angka 69,84.
Kabupaten Cianjur menjadi satu-satunya daerah dengan IPM yang masih di angka 60 karena 26 kabupaten/kota lain di Jabar sudah berada di atas 70 poin, di mana Kota Bandung yang berada di peringkat pertama dengan 84,66 poin.
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.