Bandung (ANTARA) - Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung menjalin kolaborasi strategis dengan PT Pos Indonesia untuk menghadirkan layanan pengiriman dokumen akademik, guna mempermudah alumni yang tersebar di berbagai wilayah dalam mengurus legalisasi ijazah secara aman dan efisien.
Kerja sama kedua pihak ini akan melingkupi pemanfaatan layanan kiriman surat, paket, dokumen, serta logistik terintegrasi untuk mendukung operasional kampus.
"Salah satu implementasi awal dari kerja sama tersebut adalah layanan pengiriman dokumen akademik, meliputi legalisasi ijazah, transkrip akademik, hingga surat keterangan pengganti ijazah dan transkrip akademik," kata Executive Vice President Regional 3 Pos Indonesia Rian Syahariany dalam keterangan yang diterima di Bandung, Jumat.
Rian menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen Pos Indonesia untuk bertransformasi menjadi perusahaan logistik yang adaptif dan berorientasi pada pelanggan, termasuk institusi pendidikan.
Jaringan nasional yang dimiliki Pos Indonesia akan dioptimalkan demi memberi kemudahan bagi sivitas akademika maupun alumni di seluruh Indonesia.
"Kolaborasi dengan Universitas Padjadjaran merupakan wujud nyata bagaimana layanan logistik dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan akademik sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri," ujarnya.
Ia menambahkan, fondasi kerja sama berkelanjutan ini tidak akan terbatas pada pengiriman dokumen kelulusan saja, melainkan siap dikembangkan ke berbagai peluang kolaborasi lain di masa mendatang.
Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Pemasaran Unpad Prof Rizky Abdulah menyampaikan apresiasi terhadap langkah transformasi yang dijalankan oleh BUMN logistik tersebut dalam menjawab dinamika industri saat ini. Fleksibilitas serta kemampuan adaptasi Pos Indonesia dinilai menjadi nilai krusial dalam memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
"Unpad terus mendorong kolaborasi dengan berbagai mitra strategis untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia yang membutuhkan dukungan dari berbagai sektor," kata Rizky.
Pihak universitas optimistis bahwa sinergi ini tidak hanya saling menguntungkan kedua pihak secara transaksional, tetapi juga mampu menciptakan inovasi layanan yang efektif dan memberikan nilai tambah yang nyata bagi masyarakat luas.
Pewarta: RPGEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.