Sumedang (ANTARA) - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Sumedang, Jawa Barat, menyalurkan 16 unit traktor kepada kelompok tani sebagai bagian dari program bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang bersumber dari Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK) Tahun 2025 untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Kepala DPKP Kabupaten Sumedang, Tono Suhartono, di Sumedang, Kamis, mengatakan bantuan tersebut merupakan tahap awal penyaluran alsintan yang akan dilanjutkan secara bertahap ke wilayah prioritas lainnya.
"Pada kesempatan ini kami menyerahkan bantuan hand tractor kepada beberapa desa yang dananya bersumber dari Pagu Indikatif Kewilayahan Tahun 2025. Saat ini baru diserahkan 16 unit traktor," katanya.
Ia menjelaskan bantuan alsintan diprioritaskan bagi wilayah lumbung pangan dan sentra produksi padi sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat sektor pertanian di seluruh 26 kecamatan di Kabupaten Sumedang.
Bantuan 16 unit hand traktor ini juga menjadi bagian dari penguatan mekanisasi pertanian di Sumedang setelah sebelumnya menyalurkan 30 unit alsintan di Kecamatan Ujungjaya yang terdiri atas 7 combine harvester, 10 mesin tanam padi, 9 alat semprot multifungsi, dan 4 pompa air untuk mendukung peningkatan produktivitas petani.
Menurut dia, penggunaan mekanisasi pertanian melalui hand traktor diharapkan dapat mempercepat proses pengolahan lahan sehingga petani mampu meningkatkan efisiensi kerja sekaligus mendongkrak hasil produksi pertanian.
"Mudah-mudahan traktor ini menjadi upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan produksi pertanian dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Kabupaten Sumedang. Semoga bantuan ini bermanfaat," ujarnya.
Tono menambahkan pemerintah daerah akan melanjutkan penyaluran bantuan alsintan secara bertahap kepada kelompok tani di wilayah lain yang belum menerima bantuan sesuai skala prioritas daerah.
Selain menyalurkan alsintan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan juga terus memperkuat infrastruktur penunjang pertanian, terutama jaringan irigasi, untuk mendukung peningkatan produktivitas lahan di berbagai kawasan pertanian.
"Mudah-mudahan produktivitas pertanian bisa terus ditingkatkan, termasuk melalui peningkatan jaringan irigasi di 26 kecamatan di Kabupaten Sumedang," katanya.
Ia berharap kombinasi bantuan mekanisasi pertanian dan peningkatan infrastruktur irigasi dapat memperkuat ketahanan pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan petani melalui hasil panen yang lebih optimal.
Kabupaten Sumedang memiliki luas wilayah sekitar 150.000 hektare, yang didominasi oleh sektor kehutanan dan pertanian. Berdasarkan data dari pemerintah daerah, luas lahan pertanian di wilayah ini mencakup sekitar 31.166 hektare lahan sawah dan 4.500 hektare lahan perkebunan yang tersebar di 26 kecamatan.
Wilayah-wilayah seperti Kecamatan Buahdua, Conggeang, Darmaraja, dan Situraja menjadi pusat lumbung padi utama. Sementara itu, komoditas hortikultura seperti mangga gedong gincu banyak dikembangkan di wilayah seperti Tomo dan Jatigede.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: DPKP Sumedang salurkan 16 traktor untuk tingkatkan produksi pangan
Pewarta: Ilham NugrahaEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.