Cirebon (ANTARA) - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Cirebon, Jawa Barat, menggencarkan edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja untuk meningkatkan pemahaman tentang kesehatan diri dan mencegah perilaku berisiko.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk DP3APPKB Kota Cirebon Aan Siti Hasanah dalam keterangan di Cirebon, Kamis, mengatakan edukasi sejak dini penting agar remaja memiliki bekal menghadapi masa pertumbuhan dan perkembangan.

“Edukasi kesehatan reproduksi penting sebagai bekal bagi remaja agar dapat mengambil keputusan yang bijak, menjaga kesehatan diri, serta menghindari berbagai perilaku berisiko,” katanya.

Menurut dia, pemahaman yang baik dapat membantu remaja menjaga kesehatan sekaligus mengurangi potensi munculnya persoalan yang berkaitan dengan perilaku tidak sehat.

Atas dasar tersebut, pihaknya telah mengadakan sosialisasi di RW 15 Galunggung Asih, Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon yang telah ditetapkan sebagai Kampung SETARA.

Dalam sosialisasi itu, kata dia, peserta memperoleh materi mengenai kesehatan reproduksi, pergaulan remaja, dan pencegahan kekerasan terhadap anak melalui sesi diskusi interaktif.

Aan mengatakan antusiasme peserta menunjukkan pentingnya edukasi tersebut, untuk meningkatkan kesadaran remaja dan masyarakat.

“Kami berharap pemahaman masyarakat, khususnya remaja, semakin meningkat sehingga mampu menjaga kesehatan reproduksi sekaligus memiliki kepedulian terhadap perlindungan anak,” katanya.

Pihaknya optimistis kolaborasi pemerintah, keluarga, dan masyarakat terus diperkuat guna mendukung terwujudnya generasi muda yang sehat, berkarakter, dan terlindungi.

Ketua Tim Kerja Perlindungan Khusus Anak DP3APPKB Kota Cirebon Luthfi Fauziah mengatakan perlindungan anak memerlukan keterlibatan seluruh unsur masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat membangun lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak serta remaja,” ujarnya.

Ia menilai keluarga, pengurus lingkungan, dan masyarakat berperan penting menciptakan lingkungan yang aman bagi anak serta mencegah berbagai bentuk kekerasan.

“Masyarakat juga perlu berani melaporkan setiap bentuk kekerasan atau perlakuan yang mengancam hak-hak anak,” katanya.



Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026