Cianjur (ANTARA) - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mencatat 8.612 lulusan SD yang mendaftar secara daring atau online sudah diterima di 21 SMP negeri dan terbagi dalam 213 rombongan belajar.

Kepala Bidang SMP Disdikpora Cianjur Ipan Sopandi di Cianjur, Rabu, mengatakan berdasarkan rekapitulasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) online jumlah pendaftar mencapai 10.691 siswa, sedangkan siswa yang tidak lulus mencapai 2.079 orang.

Para calon siswa yang belum diterima masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan proses pendaftaran ke sekolah negeri atau swasta yang masih memiliki kuota khususnya sekolah yang melaksanakan SPMB secara langsung atau offline.

"Sekolah yang masih memiliki daya tampung tetap diperbolehkan menerima peserta didik baru hingga batas akhir pembaruan data pokok pendidikan (dapodik) pada akhir Agustus. Siswa yang tidak lulus seleksi online dapat mendaftar langsung ke sekolah lain," katanya.

Pihaknya mengarahkan orang tua dari 2.079 siswa yang tidak diterima di sekolah yang menerapkan sistem online ke sekolah negeri atau swasta yang masih membuka pendaftaran hingga akhir Agustus, sehingga Dapodik SMP 2026 dapat ditotalkan.

Orang tua diminta tidak terpaku pada sekolah pilihan pertama ketika anaknya tidak lolos seleksi secara online ke SMP negeri. Sekolah pilihan kedua maupun ketiga tetap memiliki kualitas pendidikan yang sama dan baik.

Disdikpora meminta orang tua segera memanfaatkan kesempatan yang masih tersedia dengan mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri atau swasta yang masih membuka penerimaan peserta didik sesuai kapasitas yang tersedia.

"Semua sekolah sama negeri atau swasta tidak ada yang favorit, proses pendidikannya sama dan fasilitas yang diberikan tidak akan jauh berbeda," katanya.

Bahkan saat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) jenjang SMP tahun ajaran 2026/2027 tidak memberatkan peserta didik dan orang tua, di mana pelaksanaannya berpedoman pada Permendiknasmen Nomor 12 Tahun 2026 tentang MPLS Ramah, tanpa ada perpeloncoan.

MPLS digelar sebagai upaya memperkenalkan lingkungan sekolah pada peserta didik baru, mulai dari ruang kelas, fasilitas penunjang pembelajaran, guru mata pelajaran, hingga berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia di sekolah.



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026