Sumedang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Jawa Barat, mempercepat pembangunan Jembatan Sasak Beureum di Kecamatan Ujungjaya guna memulihkan konektivitas dan memperlancar aktivitas masyarakat.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Sumedang, Selasa, mengatakan percepatan pembangunan menjadi prioritas karena jembatan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, dan kegiatan ekonomi di wilayah timur kabupaten.

"Setelah saya melihat kondisi Jembatan Sasak Beureum. Kondisi jembatan ini memang sangat mengkhawatirkan sehingga harus segera dipercepat penanganan agar akses masyarakat kembali aman dan aktivitas ekonomi berjalan lancar," katanya.

Ia menegaskan pemerintah daerah berkomitmen menyelesaikan pembangunan Jembatan Sasak Beureum bersamaan dengan peningkatan ruas Jalan Conggeang-Ujungjaya sehingga konektivitas antarkawasan semakin baik dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Tahun ini (2026) kami berkomitmen agar Jalan Conggeang Ujungjaya mulus, jembatannya selesai dengan baik sehingga arus ekonomi semakin lancar dan pembangunan di wilayah ini dapat berjalan lebih cepat," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Sumedang Deni Syafarat Sugandhi mengatakan proyek tersebut dimulai setelah Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) diterbitkan pada 24 Juni 2026 dengan pekerjaan fisik dimulai pada awal Juli 2026 ini.

"Progres fisik saat ini sekitar di bawah lima persen karena pekerjaan masih berada pada tahap awal. SPMK baru terbit pada akhir Juni dan awal bulan ini (Juli) baru mulai dikerjakan. Kami mengoptimalkan pelaksanaan di lapangan agar pembangunan dapat diselesaikan sesuai target pada Desember 2026," katanya.

Ia menyebut jembatan permanen yang dibangun memiliki panjang 60 meter dan lebar enam meter dengan anggaran sekitar Rp16 miliar guna mendukung pembangunan tersebut.

Selain itu, dirinya juga menyebut pembangunan jembatan tersebut juga didukung oleh peningkatan ruas Jalan Conggeang Ujungjaya sepanjang 2,8 kilometer dengan anggaran sekitar Rp19 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum.

"Pembangunan jembatan dan peningkatan jalan dilaksanakan secara terpadu agar akses masyarakat semakin baik, distribusi barang lebih lancar, serta mampu memperkuat kegiatan ekonomi di wilayah Ujungjaya dan kawasan sekitarnya," katanya.

Pemerintah Kabupaten Sumedang menargetkan proyek tersebut selesai pada akhir tahun sehingga infrastruktur jembatan dan jalan dapat segera dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang mobilitas, pelayanan publik, serta kelancaran distribusi logistik antar-kecamatan.



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026