Bandung (ANTARA) - Sebuah kolaborasi sosial unik antara unit usaha APP Group, PT Pindo Deli Pulp and Paper (Pindo Deli) Karawang Mills, dengan Pemerintah Desa Kutamekar memberangkatkan 36 warga setempat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umroh pada tahun 2026.

Uniknya, sumber dana program religi yang menyasar para tokoh lokal hingga marbot ini bukan berasal dari APBD, melainkan murni dari hasil pengelolaan fasilitas penyeberangan di wilayah tersebut yang dikelola secara kolaboratif sejak tahun 2016.

"Pengelolaan penyeberangan ini kami arahkan agar manfaatnya kembali kepada warga. Alhamdulillah, dari hasil pengelolaan ini, kami dapat memberangkatkan warga Kutamekar untuk melaksanakan umroh. Program ini juga menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mendukung kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan di desa," ujar Kepala Desa Kutamekar Karna Lukmana dalam keterangan yang diterima di Bandung, Senin.

Karna memaparkan bahwa program pemberangkatan umroh bagi warga Desa Kutamekar ini sebenarnya telah berjalan konsisten sejak tahun 2020. Hingga medio 2026, akumulasi warga yang telah diberangkatkan ziarah ke Tanah Suci tercatat mencapai 90 orang.

Khusus untuk kuota 36 jamaah di tahun 2026 ini, pihak desa memprioritaskan elemen masyarakat yang selama ini mengabdi di akar rumput. Mereka terdiri dari unsur tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, guru pengajian, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), serta marbot masjid di wilayah Desa Kutamekar.

Selain dialokasikan untuk membiayai umroh, formula kerja sama yang didukung penuh oleh program Corporate Social Responsibility (CSR) Pindo Deli Karawang ini juga dikonversi untuk membiayai berbagai kebutuhan krusial warga.

Di antaranya untuk menyokong kegiatan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) dan Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) di wilayah perwakilan RW 03 K. Gintung, pemberian insentif bulanan bagi guru madrasah di RW 03, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.

Bagi manajemen Pindo Deli Karawang, model kolaborasi berbasis kemitraan partisipatif ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam membangun relasi yang harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional pabrik.

Sementara itu, Koordinator Humas & CSR Pindo Deli Karawang, Pisceus, menegaskan bahwa sinergi yang sehat antara sektor privat dan pemerintah desa adalah fondasi penting untuk melahirkan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat.

"Pindo Deli Karawang Mills mendukung inisiatif yang mendorong kemandirian dan pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi dengan Pemerintah Desa Kutamekar dalam pengelolaan penyeberangan ini menunjukkan bahwa sinergi antara perusahaan dan desa dapat menghadirkan manfaat sosial yang konkret, mulai dari dukungan kegiatan masyarakat, pendidikan keagamaan, hingga pemberangkatan umroh bagi warga," ucap Pisceus.



Pewarta: Jabar Antaranews
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026