Sumedang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Jawa Barat, memperkuat ekonomi daerah melalui inovasi Program Gempita (Gerakan Multipihak Pelatihan dan Penempatan Kerja) yang berfokus pada peningkatan kompetensi tenaga kerja serta penempatan kerja berbasis kolaborasi.
Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila di Sumedang, Jumat, mengatakan bahwa langkah tersebut dilakukan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
“Pemerintah tidak hanya menunggu investasi masuk, tetapi juga hadir memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan. Selama ada peluang kerja yang bisa diakses, kami akan dorong masyarakat untuk terlibat secara aktif,” katanya.
Ia menyebut salah satu capaian program tersebut adalah fasilitasi penempatan tenaga kerja ke Jepang yang mencapai sekitar 150 orang pada tahun sebelumnya sebagai bagian dari perluasan akses kerja luar negeri.
Menurut dia, Gempita Kerja menjadi instrumen penting dalam menekan pengangguran sekaligus mendorong perputaran ekonomi daerah melalui peningkatan pendapatan masyarakat dan tumbuhnya pelaku usaha baru di berbagai sektor.
Pihaknya juga menjelaskan hingga 2025 Program Gempita Kerja telah menghasilkan 1.779 peserta bersertifikat kompetensi, memfasilitasi 16.102 orang mengikuti pelatihan dan penempatan kerja, serta melahirkan 1.007 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) baru yang tumbuh di masyarakat.
“Program Gempita Kerja tidak hanya menyiapkan tenaga kerja terampil, tetapi juga membuka ruang kewirausahaan baru yang berdampak langsung pada penguatan ekonomi masyarakat dan penciptaan lapangan kerja lokal,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penguatan kapasitas tenaga kerja tersebut turut berdampak pada indikator makro ekonomi daerah dengan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumedang mencapai 5,48 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 75,50, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 6,08 persen, serta angka kemiskinan 8,81 persen pada tahun 2025.
Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut jumlah angkatan kerja di Sumedang mencapai lebih dari 616 ribu orang dengan pengangguran sekitar 37 ribu orang.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap penguatan ekonomi daerah dapat terus berlanjut seiring meningkatnya kualitas tenaga kerja, berkembangnya UMKM dan semakin luasnya akses kerja bagi masyarakat.
Pewarta: Ilham NugrahaEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.