Garut (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat, mengusulkan adanya perbaikan kondisi Pasar Tradisional Cikajang kepada pemerintah pusat agar keberadaannya lebih nyaman untuk aktivitas perdagangan di wilayah selatan Garut.

"Terus kita tiap tahun, kita usulkan," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut Ridwan Effendy di Garut, Rabu.

Ia menuturkan, Pasar Cikajang membutuhkan revitalisasi agar keberadaannya semakin nyaman bagi pedagang maupun pengunjung karena selama ini pasar tersebut menjadi induk di daerah itu.

Pemkab Garut, kata dia, selama ini terus menjalin komunikasi dengan anggota DPR RI untuk bisa membantu dan memberikan perhatian khusus membenahi pasar tradisional di Garut, salah satunya Pasar Cikajang.

"Kami sudah berkomunikasi melalui anggota DPR RI, Komisi V, ini yang membidangi infrastruktur, karena kebetulan yang diusulnya 'kan lewat Kementerian PUPR, karena ini sudah berkirim surat kembali," katanya.

Ia berharap usulan revitalisasi pasar tersebut yang saat ini sedang diproses dapat direalisasikan oleh pemerintah pusat di tahun anggaran 2027.

"Kami sudah 'update', harapannya ini bisa segera kita penuhi di tahun 2027, mudah-mudahan," katanya.

Sebelumnya, Disperindag Garut sudah membenahi Pasar Induk Guntur, selanjutnya akan menyasar pasar rakyat lainnya, salah satunya Pasar Cikajang.

Ridwan menyampaikan saat ini Pemkab Garut keterbatasan anggaran untuk merevitalisasi pasar di seluruh Garut, sementara hanya mampu beberapa pasar.

Selama ini pihaknya baru membenahi seperti drainase, kemudian jalan lingkungan pasar, perbaikan tangga, tempat sampah, dan kantor Unit Pelaksana Tugas Pasar.



Pewarta: Feri Purnama
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026