Garut (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menyiapkan 90 mesin pompa air untuk mengatasi lahan pertanian yang dilanda kekeringan dampak musim kemarau agar tanaman bisa diselamatkan sehingga bisa meminimalisasi risiko kerugian materi.

"Kemarin ada bantuan dari pemerintah pusat lebih 90 pompa air," kata Bupati Garut Abdusy Syakur Amin di Garut, Senin.

Pemkab Garut saat ini sudah melakukan persiapan untuk menangani ancaman bencana kekeringan dampak musim kemarau yang bisa menyebabkan kekeringan lahan maupun kesulitan air bersih.

Upaya antisipasi yang dilakukan pemerintah, kata dia, salah satunya menyiapkan pompa air untuk membantu mengairi lahan pertanian di Garut yang terdampak kekeringan.

"Kita sudah membagikan pompa air-pompa air," katanya.

Ia mengatakan mesin pompa yang disiapkan itu sudah disiagakan di seluruh kecamatan di Garut yang siap digunakan apabila masyarakat petani membutuhkan.

Jika mesin pompa yang disediakan itu kurang, kata dia, pemerintah daerah siap mengalokasikan untuk menambah mesin pompa agar lahan pertanian yang kering masih bisa diatasi dengan pengairan.

"Kita masih menunggu laporan dari daerah-daerah, yang pasti kita juga siapkan anggaran untuk menambah pompa air kalau yang disediakan kurang," katanya.

Ia menambahkan pemerintah tidak hanya mengatasi lahan kekeringan, tetapi juga siap siaga untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih apabila sumber airnya kering akibat kemarau.

Upaya yang disiapkan, kata dia, dengan menginstruksikan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Garut untuk mendistribusikan air bersih ke masyarakat yang terdampak kekeringan.

"Kejadian kemarau panjang itu tidak sedini yang kita bayangkan, dulu kita bayangkan bahwa bulan ini sudah kekeringan, tapi masih ada air," katanya.

 



Pewarta: Feri Purnama
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026