Kota Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kota Bandung meluncurkan layanan kesehatan mental bagi masyarakat di tingkat kecamatan melalui program Bandung Utama Bagja Sararea (Bangbara) yang pertama kali dihadirkan di Kecamatan Ujungberung.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan layanan tersebut sebagai solusi untuk memberikan akses konseling psikologis yang lebih dekat kepada masyarakat.

“Hari ini kita meluncurkan layanan baru, mulai dari Kecamatan Ujungberung. Ini sebuah layanan untuk memberikan konseling psikologis kepada masyarakat yang didukung oleh Dinas Kesehatan dan juga Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,” kata Farhan di Bandung, Kamis.

Menurut dia, Bangbara dihadirkan sebagai ruang aman bagi warga yang membutuhkan dukungan psikologis, mulai dari menghadapi stres, kesedihan berkepanjangan, hingga berbagai persoalan kesehatan mental lainnya.

“Tujuannya tentu saja untuk memberikan ruang-ruang konseling bagi warga masyarakat yang mengalami stres, ingin curhat, atau bahkan memiliki kesedihan yang berkepanjangan. Datang saja ke Kecamatan Ujungberung,” ujarnya.

Farhan berharap layanan tersebut dapat menjadi percontohan dan diperluas ke seluruh kecamatan di Kota Bandung.

Ia menilai layanan kesehatan mental kini menjadi kebutuhan yang semakin mendesak seiring meningkatnya berbagai persoalan psikologis di masyarakat.

Dia mengatakan, peningkatan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak juga menjadi alasan pentingnya memperkuat layanan pendampingan psikologis di tingkat kewilayahan.

Farhan mengungkapkan hasil program Cek Kesehatan Gratis tahun lalu juga menunjukkan adanya persoalan kesehatan mental pada kalangan pelajar di Kota Bandung.

“Dari hasil survei cek kesehatan gratis tahun lalu, kita mendapatkan fakta bahwa ada puluhan ribu anak-anak SD sampai SMA yang mengalami gangguan kesehatan mental mulai dari stres ringan sampai depresi berat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Sony Adam mengatakan informasi mengenai layanan psikolog kewilayahan akan disosialisasikan secara luas melalui puskesmas, kader Posyandu, hingga pengurus RW.

“Informasi akan disampaikan melalui puskesmas dan disebarluaskan ke kader Posyandu serta RW. Nantinya masyarakat dapat mendaftar untuk mendapatkan layanan tersebut. Informasi ini akan menyebar ke seluruh wilayah Kota Bandung agar masyarakat bisa mendapatkan manfaatnya,” kata Sony.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kota Bandung luncurkan layanan kesehatan mental di tingkat kecamatan

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026