Kota Bandung (ANTARA) - Dinas Kesehatan Jawa Barat memastikan instruksi gubernur agar seluruh biaya pengobatan dan operasi YTR (29), korban dugaan penganiayaan dan penyekapan selama tiga tahun di Kabupaten Bandung yang dilakukan oleh kekasihnya bernama Taufik Hidayat gratis dan berjalan maksimal.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Raden Vini Adiani Dewi mengatakan pihaknya hadir untuk memastikan seluruh proses administrasi pembiayaan kesehatan korban berjalan lancar sesuai arahan Gubernur Jawa Barat.

“Kedatangan saya di sini hanya untuk membantu sesuai instruksi Pak Gubernur. Seluruh pembiayaan untuk kesehatannya ditanggung oleh Pak Gubernur dan Pemprov Jabar,” kata Vini usai meninjau kondisi korban di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Selasa.

Vini mengatakan kondisi korban saat ini terus menunjukkan perkembangan yang positif meskipun masih memerlukan penanganan medis lanjutan berupa operasi yang dilakukan secara bertahap.

“Kondisinya sekarang alhamdulillah terus mengalami perbaikan. Tapi memang kemungkinan operasinya dilakukan secara bertahap,” ujarnya.

Menurut dia, fokus tugasnya saat ini adalah memastikan dukungan pembiayaan dari pemerintah daerah dapat segera direalisasikan sehingga proses pengobatan korban tidak mengalami kendala.

“Kalau saya khusus menyelesaikan masalah administrasi tentang pembiayaan kesehatan,” katanya.

Ia menambahkan Pemprov Jawa Barat telah mengalokasikan bantuan pembiayaan untuk mendukung pelaksanaan operasi tahap pertama yang dijalani korban.

“Alhamdulillah untuk tahap satu, Pemprov sudah bantu untuk pembiayaan operasinya,” ujar Vini.

Sebelumnya, YTR diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan selama kurang lebih tiga tahun di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Polda Jawa Barat juga telah menetapkan Taufik Hidayat sebagai tersangka dalam kasus tersebut dan menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) karena yang bersangkutan masih dalam pelarian.

 

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemprov Jabar tanggung biaya pengobatan korban penyekapan di Bandung

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026