Cianjur (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, bersama Sektor 6 Satgas Citarum Harum berhasil mengangkut satu ton sampah dari bantaran Sungai Citarum, tepatnya di Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi.
Kepala DLH Cianjur Komarudin di Cianjur, Senin, mengatakan sekitar 60 persen dari total sampah yang berhasil diangkat merupakan sampah organik, yang selanjutnya akan diolah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Mekarsari di Kecamatan Cikalongkulon.
Kegiatan bersih-bersih di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum bersama Satgas Citarum Harum akan dilakukan secara rutin mulai dari hulu hingga hilir melibatkan berbagai kalangan, termasuk warga sekitar.
"Aksi bersih-bersih tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah, pelajar, dan masyarakat, sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kelestarian Sungai Citarum, dimana kegiatan tersebut akan dirutinkan setiap hari Jumat," katanya.
Seiring masih banyaknya sampah yang dibuang sembarangan terutama ke aliran sungai, pihaknya meminta masyarakat untuk sama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian alam sehingga tidak menjadi penyebab bencana alam, terutama banjir.
Ia menyatakan tidak akan segan memberikan sanksi tegas kepada pelanggar demi menjaga kelestarian Sungai Citarum sebagai warisan bagi generasi mendatang. Untuk itu pihaknya menempatkan sejumlah petugas di sepadan sungai guna melakukan pengawasan.
"Sejak jauh hari sudah ada petugas di masing-masing wilayah yang ditempatkan guna memantau lingkungan sekitar untuk memastikan tidak ada warga yang membuang sampah sembarangan terutama ke saluran air dan sungai karena dapat menyebabkan bencana," katanya.
Sedangkan sampah organik yang sebagian besar tanaman air enceng gondok, kata dia, akan diolah menjadi pupuk di TPAS Mekarsari, sehingga memiliki nilai ekonomis dan dapat dimanfaatkan warga sekitar.
Dansektor 6 Satgas Citarum Harum Kolonel Inf Johnson Mangasitua Sitorus mengatakan pembersihan bantaran sungai secara rutin akan terus dilakukan guna mencegah penumpukan sampah yang dapat menghambat aliran sungai dan berpotensi menimbulkan bencana alam.
Kegiatan tersebut melibatkan lintas sektor, seperti DLH Cianjur, aparat desa dan kecamatan, pelajar SMK, dan warga sekitar, sehingga menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga kebersihan lingkungan terutama aliran Sungai Citarum.
"Kami bersama DLH Cianjur akan menjalankan program penanaman pohon di sepanjang bantaran sungai guna meningkatkan daya resap air serta mencegah terjadinya erosi," katanya.
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.