Cimahi (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, Jawa Barat, menganggarkan Rp5,1 miliar untuk merevitalisasi Puskesmas Melong Tengah di Kecamatan Cimahi Selatan guna meningkatkan jangkauan layanan kesehatan gawat darurat masyarakat.  

Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira di Cimahi, Senin, mengatakan pembangunan gedung baru puskesmas tersebut menjadi bagian dari prioritas daerah pada sektor kesehatan meski dilakukan di tengah kebijakan disiplin fiskal tahun 2026.  

"Hari ini kita membongkar bangunan Puskesmas Melong Tengah sebagai persiapan pembangunan bangunan yang baru. Insyaallah menggunakan anggaran 2026 dengan pagu anggaran Rp5,1 miliar," katanya. 

Ia menjelaskan pembangunan fisik dijadwalkan dimulai pada pertengahan Juli 2026 dan ditargetkan rampung dalam waktu 150 hari kerja atau sekitar pertengahan Desember 2026.

Selama proses pembangunan berlangsung, pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan dengan memanfaatkan dua rumah yang disewa sebagai lokasi pelayanan sementara.

Menurut Adhitia, revitalisasi tersebut akan meningkatkan kapasitas layanan Puskesmas Melong Tengah yang selama ini hanya beroperasi pada siang hari menjadi fasilitas yang juga menyediakan layanan unit gawat darurat (UGD). 

"Tentunya ini bagian dari ikhtiar pemerintah daerah meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan buat masyarakat, dan layanan kegawatdaruratan," ujarnya.

Ia menambahkan pengalokasian anggaran revitalisasi puskesmas dilakukan meski pemerintah daerah tengah menerapkan disiplin fiskal dan harus membagi kebutuhan pembangunan pada sektor lain seperti pendidikan dan infrastruktur. 

"Kami tetap konsekuen pada arah pembangunan prioritas yakni pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur," katanya.

Revitalisasi Puskesmas Melong Tengah diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat layanan kesehatan dasar dan gawat darurat di wilayah Cimahi Selatan.

 



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026