Garut (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melibatkan organisasi Persatuan Islam (Persis) untuk menjadi Duta Literasi Keuangan Syariah yang bergerak mengedukasi dan menghadirkan akses keuangan syariah yang lebih mudah dan dekat dengan masyarakat, di Kabupaten Garut, Jawa Barat.
"Melalui Duta Literasi Keuangan Syariah dan Agen Laku Pandai Syariah, kami ingin menghadirkan edukasi dan akses keuangan syariah yang lebih dekat dengan masyarakat, sehingga manfaat keuangan syariah dapat dirasakan secara lebih luas dan merata," kata Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati saat acara School of Syariah (SoS) dan Implementasi Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS), di Auditorium Institut Agama Islam (IAI) Persis Garut, Kamis.
OJK mengukuhkan Duta Literasi Keuangan Syariah serta menggandeng pelaku usaha jasa keuangan (PUJK) Syariah untuk memperluas akses keuangan syariah melalui pengukuhan Agen Layanan Keuangan Syariah yang diharapkan menjadi motor penggerak edukasi dan perluasan akses layanan keuangan syariah di lingkungan Persis.
Selain itu, OJK juga melakukan pengukuhan Agen Laku Pandai Syariah oleh BSI dan Agen Pegadaian Syariah serta Unit Usaha Syariah PT Pegadaian yang akan berperan untuk menyediakan layanan keuangan syariah bagi masyarakat di Kabupaten Garut.
Kegiatan tersebut kolaborasi OJK, Persis, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Unit Usaha Syariah PT Pegadaian yang diikuti 430 peserta dari lingkungan Persis, dan masyarakat umum.
Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK M Ismail Riyadi menilai, organisasi kemasyarakatan Islam memiliki peran strategis dalam memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia.
Menurut dia, organisasi kemasyarakatan Islam merupakan mitra strategis dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah karena memiliki semangat pemberdayaan yang kuat, sehingga bisa memperkuat solidaritas sosial, memperluas akses masyarakat terhadap potensi ekonomi serta meningkatkan pemanfaatan layanan keuangan syariah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ketua Pengurus Daerah Persis Kabupaten Garut Gun Gun Abdul Basit mengatakan, aktivitas ekonomi merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat maupun dalam aktivitas organisasi Persis.
"Kita misalnya fokus garapan itu di bidang pendidikan dan dakwah, tetapi juga salah satu garapan di kita juga adalah ekonomi," katanya lagi.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.