Cianjur (ANTARA) - Kantor Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyiagakan 130 petugas ditunjang 14 armada pemadam kebakaran guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat musim kemarau panjang.

Kepala Satpol PP dan Damkar Cianjur Djoko Purnomo di Cianjur, Kamis, mengatakan guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan selama musim kemarau pihaknya telah melakukan sosialisasi melalui pihak kecamatan hingga RT mulai dari utara hingga selatan agar tidak membakar sampah dan membuang puntung sembarangan .

Termasuk memberikan edukasi dan pemahaman agar masyarakat tidak membakar sampah sembarangan yang dapat memicu terjadinya kebakaran lahan terutama yang tinggal berdampingan dengan hutan dan lahan kering.  

"Rata-rata kebakaran lahan yang terjadi saat musim kemarau akibat membersihkan sampah dan rumput dengan cara dibakar, sehingga tertiup angin dan cepat menjalar ke tanaman yang kering, sehingga sulit dipadamkan," katanya.

Ditambah membuang puntung rokok sembarangan menjadi faktor lain yang menyebabkan terjadinya kebakaran lahan terutama saat melakukan perjalanan, sehingga rumput yang terbakar di pinggir jalan dengan cepat merambat ke lahan kering hingga hutan.

Guna mengantisipasi dan melakukan penanganan cepat, pihaknya sejak jauh hari telah melakukan pemeliharaan dan perawatan armada dan kelengkapan penunjang bagi petugas saat melakukan pemadaman api, dimana berdasarkan data kebakaran hutan dan lahan yang cukup besar pernah melanda Cianjur pada tahun 2023.

"Dimana titik kebakaran terbanyak terjadi di Kecamatan Cugenang dan Cilaku, sebagian besar akibat membakar sampah sembarangan dan puntung rokok yang dibuang pengguna jalan," katanya.

Belasan unit armada pemadam kebakaran disiagakan di 6 Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) di Cianjur, bahkan pihaknya memastikan dukungan kendaraan dari sejumlah dinas dan instansi yang ada sebagai cadangan ketika terjadi karhutla.

"Saat ini jumlah petugas pemadam kebakaran yang ada sebanyak 130 orang personil dan tersebar di beberapa wilayah, sehingga saat mendapat laporan dapat langsung melakukan tindakan cepat agar api tidak meluas membakar lahan atau hutan," katanya.

Pihaknya mengimbau masyarakat segera melapor ketika mendapati kebakaran lahan agar dapat langsung ditangani petugas sehingga tidak sampai meluas, serta mengimbau masyarakat mematuhi larangan membakar sampah dan membuang puntung sembarangan selama kemarau.

 



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026