Kota Bandung (ANTARA) - Kepolisian Daerah Jawa Barat memberikan edukasi keselamatan berkendara kepada ratusan pengemudi ojek daring dalam kegiatan "Polantas Menyapa" menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Polisi Raydian Kokrosono di Bandung, Kamis, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara sekaligus upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan komunitas ojek daring.
"Hari ini kami menggelar silaturahmi dengan rekan-rekan ojek online yang selama ini menjadi mitra kami, baik sebagai mitra kamtibmas maupun mitra dalam kampanye keselamatan lalu lintas," kata Raydian.
Menurut dia, kegiatan yang dihadiri ketua, pengurus, dan anggota komunitas ojek daring itu bertujuan mempererat kemitraan sekaligus memberikan pembekalan untuk menunjang aktivitas mereka di jalan raya.
Peserta mendapatkan berbagai materi, antara lain keselamatan berkendara, keselamatan berlalu lintas, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), layanan darurat 110, bantuan hidup dasar, serta informasi mengenai BPJS dan Jasa Raharja.
Raydian mengatakan pihaknya memberikan pembekalan terkait keselamatan berkendara guna meningkatkan kesadaran pengemudi terhadap pentingnya tertib berlalu lintas.
"Di antaranya kami memberikan materi terkait safety riding dan arahan mengenai keselamatan berlalu lintas," ujarnya.
Selain penyampaian materi, Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar menggelar kegiatan interaktif berupa lomba cerdas cermat tertib berlalu lintas dan lomba keselamatan berkendara yang dijadwalkan berlangsung pada hari berikutnya.
Polda Jabar juga memberikan pelatihan komunikasi dan pelayanan pelanggan agar para pengemudi dapat meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
"Dalam kegiatan ini kami memberikan ilmu public speaking dan cara berinteraksi dengan pelanggan agar pelayanan semakin baik," kata Raydian.
Sementara itu, perwakilan pengemudi ojek daring Ian (46) mengatakan kegiatan tersebut bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman pengemudi mengenai keselamatan berkendara.
"Alhamdulillah kami diberikan buku saku safety riding yang bisa dibawa setiap saat saat mengantarkan penumpang dan dipahami untuk keselamatan serta tertib berlalu lintas," katanya.
Selain itu, para pengemudi mendapatkan edukasi mengenai penggunaan aplikasi JRQ untuk pelaporan kecelakaan lalu lintas serta pengetahuan dasar pertolongan pertama bagi korban kecelakaan.
Menurut Ian, materi yang diberikan dapat membantu meningkatkan keselamatan pengemudi saat bekerja sekaligus mendukung terciptanya budaya tertib berlalu lintas.
Pewarta: Rubby Jovan PrimanandaEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.