Bandung (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat tren pertumbuhan volume penumpang KA Cikuray relasi Garut-Pasar Senen yang melesat hingga menembus angka akumulatif 1.135.085 pelanggan sejak resmi dioperasikan pada Maret 2022 hingga Juni 2026.

Manager Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo, di Bandung, Jawa Barat, Rabu, mengungkapkan berdasar data taktis pihaknya, tren lonjakan penumpang terus menunjukkan grafik positif dari tahun ke tahun. Pada periode awal Maret sampai Desember 2022, volume penumpang tercatat sebanyak 150.541 orang.

Angka tersebut merangkak naik secara signifikan pada tahun 2023 dengan melayani 260.230 penumpang, disusul pertumbuhan konstan pada tahun 2024 sebanyak 291.226 penumpang, dan mencapai puncaknya pada tahun 2025 dengan membukukan total 297.889 pengguna jasa.

Sedangkan, untuk tahun berjalan 2026, terhitung sejak 1 Januari hingga 11 Juni, performa keterisian angkutan sudah menyentuh angka 135.199 pelanggan dan diprediksi terus meningkat pasca-pembaruan sarana.

Khusus untuk Stasiun Garut sebagai titik hulu keberangkatan, catatan pergerakan urbanisasi juga bergerak masif.

Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, stasiun ini telah memberangkatkan 410.216 penumpang menuju Jakarta dan sebaliknya, serta menyambut kedatangan 324.803 pelancong yang turun di Garut.

Kuswardojo menganalisis bahwa data statistik yang terus meroket ini menjadi indikator kuat bahwa kehadiran moda kereta api telah mengubah peta konektivitas serta memicu perputaran ekonomi baru di daerah.

"KA Cikuray tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga telah mendorong konektivitas antar wilayah, mendukung sektor pariwisata, dan mempermudah aktivitas masyarakat," ujar Kuswardojo.

Adapun tingginya kurva permintaan mobilitas masyarakat dari wilayah Priangan Timur menuju Jakarta ini, direspons PT KAI dengan melakukan penyegaran armada melalui peluncuran rangkaian baru KA Cikuray bertajuk KA yang langsung ludes terjual pada hari pertama.

"Pengoperasian rangkaian baru KA Cikuray ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Kami bersyukur antusiasme masyarakat sangat tinggi, terbukti pada perjalanan perdana tingkat okupansi mencapai lebih dari 100 persen," kata Kuswardojo.

KAI sendiri resmi mengoperasikan rangkaian anyar KA Cikuray, berspesifikasi 631 kursi mulai Kamis (11/6) yang diluncurkan di Garut.

Kereta ini membawa formasi berupa enam Kereta Ekonomi Kerakyatan berkapasitas 93 tempat duduk, dikombinasikan dengan satu Kereta Khusus Petani-Pedagang berkapasitas 73 tempat duduk yang disiapkan untuk menampung tingginya volume bawaan hasil bumi warga lokal.



Pewarta: RPG
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026